Sempat Longsor, Jembatan Kauman Penghubung Bondowoso-Jember Masih Aman Dilalui
Mengingat jembatan tersebut juga berada di jalur vital akses penghubung dua kabupaten, tentunya kerusakan yang terjadi menjadi perhatian serius dari Dinas PU Provinsi, di mana untuk perbaikannya akan segera dilakukan.
BONDOWOSO, SJP – Parapet dan tembok penahan tanah di Jembatan Kauman Kecamatan Grujugan Kabupaten Bondowoso mengalami kerusakan, akibat longsor yang terjadi usai hujan deras pada 24 Februari 2026 lalu.
Kerusakan tersebut sempat viral di media sosial, seiring ditutupnya Jembatan Sentong. Warga sempat resah, karena Jembatan Kauman tersebut berada di ruas jalan provinsi yang menghubungkan Bondowoso dan Jember.
Namun, warga akhirnya bernapas lega. Karena, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur memastikan untuk sementara dan hingga saat ini kondisi jembatan masih aman dilalui kendaraan.
“Untuk sementara waktu kondisi konstruksi jembatan aman,” kata Budi Hartono, Kasi Pembangunan dan Peningkatan Jalan UPT Pengelola Jalan dan Jembatan Jember pada Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur, Sabtu (28/2/2026).
Untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, pantauan di lapangan, petugas dari Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur, telah melakukan pemasangan pembatas sisi kanan dan kiri jembatan.
“Longsoran pada sayap jembatan kemarin (27/2/2026) telah akan kami pasang rambu dan pagar pengaman dulu,” ujar Budi Hartono.
Mengingat jembatan tersebut juga berada di jalur vital akses penghubung dua kabupaten, tentunya kerusakan yang terjadi menjadi perhatian serius dari Dinas PU Provinsi, di mana untuk perbaikannya akan segera dilakukan.
“Untuk perbaikannya segera diadakan pemilihan penyedia. Insyaallah awal bulan April 2026 baru bisa dikerjakan,” tandasnya.
Sekadar diketahui, berdasarkan laporan resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso, kejadian longsor berlangsung pada Selasa, 24 Februari 2026 sekira pukul 07.38 WIB.
Namun, laporan baru diterima BPBD pada Jumat, 27 Februari 2026 pukul 08.00 WIB melalui informasi dari pihak kepolisian setempat.
Longsor dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan derasnya arus sungai hingga menggerus struktur penahan tanah di sisi jembatan.
Tercatat, longsoran terjadi di dua sisi jembatan dengan panjang sekitar 3 meter, lebar 3 meter, dan tinggi 4 meter.
Kepala Pelaksana BPBD Bondowoso, Kristanto Putro Prasojo, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat begitu menerima laporan.
“Setelah mendapat informasi, tim TRC, Pusdalops, dan agen bencana segera menuju lokasi untuk melakukan asesmen. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kerusakan terjadi pada bagian parapet dan tembok penahan tanah di Jembatan Kauman yang berada di jalur utama penghubung Bondowoso–Jember. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

