Selama Ramadan MBG di Bondowoso Tetap Jalan, Bisa Dibawa Pulang untuk Buka Puasa
Menu makanan yang diberikan disesuaikan agar tidak mudah basi dan bisa bertahan lama sehingga bisa dikonsumsi di rumah saat berbuka puasa.
BONDOWOSO, SJP – Program andalan Presiden Prabowo Subianto, makan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Bondowoso tetap berjalan, meskipun saat ini siswa penerima MBG tengah melaksanakan puasa Ramadan.
Hal itu ditegaskan oleh Komandan Distrik Militer (Dandim) 0822 Bondowoso, Letkol Arh Achmad Yani, yang melakukan pengawasan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di eks Markas 514 Bondowoso.
“Kalau MBG selama bulan puasa, sesuai perintah Presiden, tetap jalan. Untuk menunya, makanan yang tahan lama dan kita packing. Draftnya sudah kami terima dan sudah jalan hari ini,” ucapnya, Jumat (7/3/2025).
Secara spesifik, untuk menu makanannya, kata Dandim, memang dirancang untuk bisa dibawa pulang dan tidak dimakan di sekolah.
“Intinya menu kering lah, yang awet dan itu bisa dibawa pulang oleh siswa untuk dimakan di rumah,” tambahnya.
Untuk jumlah kuota penerimanya, lanjut Dandim, sampai saat ini kapasitas masak SPPG yang ada di eks Markas 514 Jalan Saliwiryo Pranowo, masih bisa menyajikan sebanyak 3.000 porsi MBG.
“Rencananya, untuk SPPG yang akan dikelola oleh Badan Gizi Nasional (BGN) akan ditambah. Nantinya akan dibangun SPPG di wilayah Sumber Wringin dan Maesan,” ungkap Dandim.
Dipilihnya dua kecamatan tersebut, ungkap Dandim, sudah melalui kajian dan pertimbangan jumlah penerima, penyaluran kepada penerima dan lokasi lahan dapur SPPG yang akan dibangun nantinya.
“Biar semua merata dan kita lihat lokasinya adalah tanah milik Kodim dan Pemda. Intinya kita kembangkan dan kita juga menggaet mitra mandiri untuk membuat SPPG mandiri di Bondowoso,” terangnya.
Disinggung dapur SPPG hybrid, kata Dandim, sampai saat ini kesiapan untuk peralatan seperi ompreng, masih nol.
Sedangkan, untuk bahan makanan yang disuplai untuk SPPG nantinya akan diutamakan mengambil di daerah Bondowoso.
“Untuk bahannya, nanti kita utamakan dari petani setempat dan UMKM yang ada di Bondowoso, agar MBG ini juga bisa berdampak langsung kepada perekonomian masyarakat,” tandasnya. (*)
Editor : Ali Wafa
What's Your Reaction?

