Banjir di Sampang Siaga Tiga, BPBD Minta Warga Waspada

Tetap waspada, mengamankan barang-barang berharga, serta bersiap untuk evakuasi jika diperlukan

07 Mar 2025 - 09:45
Banjir di Sampang Siaga Tiga, BPBD Minta Warga Waspada
Kondisi air di SMP 6, Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Dalpenang, kecamatan, Kabupaten Sampang. (Taufik for SJP)

SAMPANG, SJP – Meningkatnya ketinggian air sungai dan derasnya curah hujan, membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang terpaksa menyatakan status siaga 3 atas bencana banjir yang sedang terjadi.

Hasil pemantauan di sejumlah lokasi menunjukkan kondisi air yang cukup mengkhawatirkan. Air sungai di beberapa titik meningkat. Hujan di wilayah pantai utara (pantura) juga menunjukkan intensitas tinggi.

Ketinggian permukaan air di Sungai Muktesareh dan di bawah Jembatan Tenjuy menunjukkan situasi dalam status Siaga 2. Sedangkan permukaan air Sungai Banyumas telah melewati tanda merah. Artinya, potensi banjir lebih luas.

Ketinggian air di Sungai Kamoning juga berada dalam situasi darurat hingga berada di status Siaga 3. Alat pemantauan EWS mencatat, ketinggian air Sungai Muktesareh mencapai 6,75 meter.

Sementara alat AWLR milik Dinas PU SDA Provinsi Jawa Timur menunjukkan air berada di ketinggian 7,11 meter di Pangilen dan 2,35 meter di Jembatan Bahagia.

BPBD Sampang memperkirakan masih tingginya air dari wilayah utara menyebabkan genangan di wilayah kota Sampang dalam waktu dekat. Selain itu, kondisi cuaca yang saat ini berawan masih berpotensi terjadi hujan deras dan menambah debit air sungai.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Mohammad Hozin meminta kepada masyarakat di daerah rawan banjir untuk tetap waspada, mengamankan barang-barang berharga, serta bersiap untuk evakuasi jika diperlukan. 

"Jika terjadi kondisi darurat, warga dapat menghubungi BPBD Sampang melalui nomor 08170322440," jelasnya, Jumat (7/3/2025).

Tim BPBD terus melakukan pemantauan dan koordinasi untuk menghadapi kemungkinan banjir yang lebih luas. Warga diimbau untuk mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang guna menghindari dampak yang lebih besar. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow