Sekuriti Vila di Pasuruan Ditemukan Tewas usai Cekcok dengan Pelaku
Korban ditemukan tidak bernyawa di dekat kandang ayam dalam posisi telentang dan luka lebam pada tubuhnya
PASURUAN, SJP — Mustakim (55), warga Dusun Pateguhan, Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan ditemukan tidak bernyawa di area tempat kerjanya pada Ahad (16/2/2025) sore.
Pria yang bekerja sebagai sekuriti di sebuah vila di Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan itu ditemukan tewas dalam posisi telentang oleh rekan kerjanya.
Deris (26), warga Dusun Pateguhan, Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan menceritakan, jasad korban ditemukan dalam posisi terlentang di dekat kandang ayam.
"Saya melihat tubuh korban terbujur kaku di sebelah kandang ayam dengan luka lebam di bagian wajah," ungkapnya, Senin (17/2/2025).
Peristiwa itu pun dilaporkan kepada sekuriti lainnya. Kemudian dilaporkan kepada kepala dusun (kasun) setempat dan ke Kepolisian Sektor (Polsek) Pandaan.
Tak lama berselang, petugas dari Polsek Pandaan pun tiba di tempat kejadian perkara (TKP). Kemudian disusul oleh kedatangan Tim Inafis dari Kepolisian Resor (Polres) Pasuruan.
Setibanya di lokasi, polisi langsung melakukan olah TKP. Kemudian disimpulkan bahwa korban diduga tewas karna dibunuh.
"Tewasnya korban karena pembunuhan. Kejadiannya sekitar pukul 04.00 pagi," ucap Kanitreskrim Polsek Pandaan, AKP Budi Luhur, Senin (17/2/2025).
Tidak lama kemudian, polisi menangkap terduga pelaku pembunuhan tersebut pada pukul 19.00 WIB. Tidak sulit bagi polisi untuk menangkap pelaku. Sebab, pelaku datang ke TKP.
"Terduga pelaku berinisial KH langsung kita amankan dan kita periksa. Sedangkan jasad korban kita bawah ke rumah sakit untuk diautopsi untuk memastikan penyebab kematiannya," jelas AKP Budi Luhur.
Diterangkannya, aksi pembunuhan itu berawal dari cekcok antara pelaku dengan korban. Lokasi kejadiannya di depan toilet. Tepatnya di belakang pos sekuriti.
"Di TKP pelaku menendang korban dengan kaki kanan ke arah rahang, hingga korban sempoyongan. Lalu ditendang lagi berulang kali, hingga korban pingsan," terangnya. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

