Sampaikan LKPJ ke DPRD, Bupati Bondowoso Beberkan Capaian Kinerja Tahun 2025

Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menyampaikan LKPJ 2025 dengan realisasi APBD mencapai 98,67 persen, pertumbuhan ekonomi 5,32 persen, serta penurunan pengangguran dan ketimpangan.

30 Mar 2026 - 21:46
Sampaikan LKPJ ke DPRD, Bupati Bondowoso Beberkan Capaian Kinerja Tahun 2025
Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid (kiri) saat menyerahkan LKPJ TA 2025 kepada Ketua DPRD, Ahmad Dhafir (Foto : Rizqi/SJP)

BONDOWOSO, SJP – Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) terhadap pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Bondowoso, Senin (30/3/2026).

Dalam penyampaiannya, Bupati menyebut realisasi APBD 2025 menunjukkan kinerja yang cukup baik. Dari total anggaran sebesar Rp2 triliun, realisasi mencapai Rp1,97 triliun atau sekitar 98,67 persen.

“Realisasi pendapatan daerah menunjukkan capaian yang optimal, termasuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mencapai 92,62 persen,” ujarnya.

Sementara itu, dari sisi belanja daerah, tingkat penyerapan anggaran mencapai 91,83 persen dari total anggaran sebesar Rp2,09 triliun. Adapun realisasi belanja tercatat sebesar Rp1,92 triliun.

Selain itu, pembiayaan daerah yang dianggarkan sebesar Rp96,55 miliar juga terealisasi sedikit lebih tinggi, yakni Rp96,69 miliar.

Dalam paparannya, Bupati juga menyoroti capaian makro pembangunan daerah sepanjang 2025. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bondowoso mengalami peningkatan menjadi 5,32 persen, naik dibanding tahun sebelumnya sebesar 4,87 persen.

“Pertumbuhan ini terjadi di seluruh sektor lapangan usaha, yang menunjukkan geliat ekonomi daerah semakin membaik,” katanya.

Dari sisi kesejahteraan, ketimpangan ekonomi yang diukur melalui indeks gini mengalami penurunan menjadi 0,271 pada 2025. Angka ini lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 0,333.

Penurunan juga terjadi pada tingkat pengangguran. Dalam periode 2024–2025, jumlah pengangguran berkurang sebanyak 4.716 orang, dengan tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 2,55 persen.

Di sektor pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Bondowoso mencapai angka 71,72 atau meningkat 0,50 poin dibanding tahun sebelumnya. Capaian tersebut menempatkan Bondowoso dalam kategori pembangunan manusia “tinggi”.

Bupati menegaskan, seluruh capaian tersebut tidak lepas dari sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, serta dukungan pemerintah pusat dan provinsi melalui berbagai program pembangunan.

“Kami berharap adanya masukan dan rekomendasi dari DPRD sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja pemerintahan di masa mendatang,” pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow