Kuota Haji Kota Batu Bertambah, Jemaah Cadangan Mendapat Prioritas
Lonjakan kuota cadangan terjadi karena pada tahun sebelumnya banyak calon jemaah cadangan yang belum siap berangkat
KOTA BATU, SJP - Kota Batu mendapat tambahan kuota haji tahun 2025. Dari semula 130 jemaah pada 2024, kini bertambah 43 menjadi total 173 jemaah.
Penambahan kuota ini didominasi oleh jemaah cadangan yang mendapat perhatian khusus setelah banyak calon jemaah cadangan tahun lalu tidak siap berangkat.
Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kota Batu Basuki Rachmat menjelaskan, lonjakan kuota cadangan terjadi karena pada tahun sebelumnya banyak calon jemaah cadangan yang belum siap berangkat.
“Kuota cadangan yang sebelumnya hanya empat orang kini bertambah menjadi 36 orang. Hal ini karena pertimbangan kesiapan jemaah cadangan. Jadi untuk total keseluruhan yakni sebanyak 133 jemaah merupakan kuota reguler, empat kuota lansia, dan 36 kuota cadangan," jelasnya, Senin (10/2/2025).
Menurutnya, keputusan untuk menambah kuota cadangan ini dipertimbangkan setelah melihat banyaknya jemaah cadangan pada tahun sebelumnya yang belum siap berangkat.
Meski kuota bertambah, jumlah jemaah haji dari Kota Batu masih belum memenuhi satu kloter penuh yang berjumlah 366 orang. Akibatnya, jemaah dari Kota Batu harus digabung dengan daerah lain.
Pada tahun 2024, jemaah dari Kota Batu ditambahkan dengan 60 jemaah dari Kabupaten Malang, serta jemaah dari Kabupaten Tuban dan Surabaya.
Selain penambahan kuota, ada kabar baik lain untuk jemaah haji tahun ini. Biaya perjalanan ibadah haji (bipih) diperkirakan mengalami penurunan sekitar Rp 600 ribu.
Tahun 2024 lalu, biaya Bipih sekitar Rp 56 juta. Tahun ini, kemungkinan akan menjadi Rp 55,4 jutaan. Penurunan biaya tersebut bergantung pada lokasi embarkasi atau titik pemberangkatan jemaah.
“Daerah yang lebih dekat dengan Arab Saudi, seperti Aceh, diperkirakan akan mendapat penurunan biaya lebih besar. Karena jarak tempuh yang lebih pendek," pungkasnya. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

