Salurkan Bantuan Pangan, Bupati Tulungagung: Jangan Ada Penyimpangan

Bupati berharap bantuan tersebut benar-benar diterima oleh warga yang berhak. Menurutnya, program ini merupakan hak masyarakat miskin yang tidak boleh diselewengkan untuk kepentingan pribadi.

30 Oct 2025 - 21:39
Salurkan Bantuan Pangan, Bupati Tulungagung: Jangan Ada Penyimpangan
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo (baju putih) salurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goren untuk warga penerima manfaat di Kelurahan Kauman. (Beny/SJP)

TULUNGAGUNG, SJP - Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan pangan alokasi Oktober-November 2025 kepada masyarakat penerima manfaat. Penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng di Kelurahan Kauman, Kecamatan Tulungagung, Kamis (30/10/2025), dihadiri langsung oleh Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, bersama perwakilan Bulog, Forkopimda, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tulungagung.

Bupati Gatut Sunu menjelaskan, bantuan pangan ini merupakan program dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang ditujukan untuk membantu masyarakat miskin di tengah kondisi ekonomi global yang sulit. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya penyaluran yang tepat sasaran.

“Hari ini kami bersama Bulog dan Forkopimda menyalurkan bantuan pangan dari Bapak Presiden Prabowo Subianto, berupa beras dan minyak goreng untuk dua bulan. Karena dirapel, setiap penerima mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng,” ujar Gatut Sunu.

Ia berharap bantuan tersebut benar-benar diterima oleh warga yang berhak. Menurutnya, program ini merupakan hak masyarakat miskin yang tidak boleh diselewengkan untuk kepentingan pribadi.

“Kalau nanti disalahgunakan, saya minta kejaksaan menangkap siapa pun yang terlibat. Saya tidak bisa menoleransi penyalahgunaan bantuan dari Bapak Presiden untuk rakyat miskin,” tegasnya.

Bupati juga mengajak media dan masyarakat ikut mengawal jalannya program agar tetap sesuai tujuan awal. Ia mengingatkan agar bantuan tidak dijual kembali dan benar-benar digunakan untuk kebutuhan keluarga penerima.

“Teman-teman media saya mohon ikut membantu mengawal agar program ini tepat sasaran dan sesuai harapan Bapak Presiden. Jangan sampai bantuan ini dijual lagi,” tambahnya.

Gatut Sunu juga mengungkapkan bahwa tambahan bantuan berupa minyak goreng merupakan kebijakan baru dari Presiden Prabowo yang baru kali ini diterapkan.

“Kita patut berterima kasih karena rakyat kini mendapat tambahan minyak goreng. Ini kebijakan baru dari Bapak Presiden yang perlu kita dukung dan kawal bersama,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tulungagung, Agus Suswantoro, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan di Kelurahan Kauman menyasar 65 penerima manfaat, sedangkan secara keseluruhan di Kabupaten Tulungagung tercatat 79.471 penerima. Jumlah ini menurun dibandingkan data sebelumnya yang mencapai 80.870 penerima manfaat.

“Ada pengurangan sekitar 1.404 penerima. Itu bisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti penerima yang meninggal dunia, alamat tidak diketahui, terdaftar sebagai PNS, TNI, atau Polri, serta sebagian yang sudah tergolong mampu,” kata Agus.

Agus menambahkan, penyaluran bantuan pangan di seluruh wilayah Tulungagung ditargetkan rampung pada November 2025. Mengenai alokasi bantuan untuk bulan Desember, pihaknya masih menunggu keputusan lebih lanjut dari pemerintah pusat.

“Untuk sementara, alokasi yang kita terima hanya untuk bulan Oktober dan November. Targetnya, seluruh penyaluran selesai sebelum akhir November,” pungkasnya. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow