Motor Warga Surabaya Mbrebet Usai Isi Pertalite, Cak Ji Desak Pertamina Cek Lapangan

Cak Ji desak Pertamina turun tangan usai marak keluhan motor mbrebet di Surabaya, menuntut pengecekan kualitas Pertalite di SPBU yang dilaporkan bermasalah.

30 Oct 2025 - 21:57
Motor Warga Surabaya Mbrebet Usai Isi Pertalite, Cak Ji Desak Pertamina Cek Lapangan
Wakil Wali Kota Surabaya Armuji (tengah) menunjukkan sampel bahan bakar saat meninjau laporan warga terkait dugaan Pertalite bermasalah bersama perwakilan pengemudi ojek online dan Pertamina (Istimewa)

SURABAYA, SJP - Wakil Wali Kota Surabaya Armuji meminta Pertamina segera melakukan pengecekan lapangan di sejumlah SPBU di Kota Surabaya yang dilaporkan oleh masyarakat membuat kendaraan mereka mengalami beragam masalah seperti mbrebet hingga mogok total. 

Keluhan Meluas dari Pengendara di Kota Pahlawan

Dalam sepekan terakhir, sejumlah warga Surabaya dan sekitarnya melaporkan kendaraannya mendadak kehilangan tenaga atau brebet setelah mengisi BBM jenis Pertalite. Keluhan terbanyak datang dari pengemudi ojek online yang sehari-hari bergantung pada motor untuk mencari nafkah.

Laporan serupa bermunculan dari beberapa SPBU, terutama di kawasan Diponegoro, Tapak Siring, dan Rajawali. Kondisi ini memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat, mengingat Pertalite merupakan jenis BBM yang paling banyak digunakan warga.

Fenomena tersebut juga menjadi perhatian aktivis driver online Surabaya, Daniel Lukas Rorong, yang menyebut peningkatan keluhan pengemudi menunjukkan adanya dugaan penurunan kualitas BBM di tingkat SPBU.

Menanggapi kondisi tersebut, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji atau yang akrab disapa Cak Ji menegaskan agar Pertamina tidak menunda langkah. dan segera melakukan pengecekan kualitas bahan bakar dilakukan secara menyeluruh di SPBU yang dilaporkan bermasalah.

"Masyarakat ojo dirugekno (jangan dirugikan), Iki akeh laporan motor brebet sakwise (ini banyak laporan motor bermasalah setelah) isi BBM. Pihak terkait ojo tutup mata, kudu tanggap. Meleko (buka mata) Pertamina!' tegas Armuji, Kamis (30/10/2025).

Menurutnya, laporan yang terus berdatangan menunjukkan adanya persoalan serius yang tidak bisa diabaikan. Armuji juga menyoroti kondisi para pengemudi ojol yang kini waswas menggunakan Pertalite.

"Rakyat iki angel golek (susah cari) bensin saben dina (setiap hari). Nek wis tuku (kalau sudah beli) tapi malah motornha rusak, yo jelas loro," ujarnya dengan nada prihatin.

Sebagai bentuk tanggung jawab, Pemkot Surabaya menyatakan siap turun langsung bersama Pertamina dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). Langkah ini untuk memastikan kualitas BBM yang beredar di Surabaya tetap aman dan sesuai spesifikasi Pertamina.

"Kami bakal turun bareng instansi terkait supaya masyarakat terlindungi. BBM yang beredar kudu sesuai spesifikasi Pertamina," tegas Cak Ji.

Selain itu, Pemkot juga berencana memperkuat pengawasan di lapangan, khususnya di SPBU yang banyak dikeluhkan warga, agar kejadian serupa tidak meluas ke wilayah lain.

Imbauan untuk Warga

Armuji juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor bila menemukan bahan bakar yang mencurigakan. Menurutnya, keterlibatan warga penting untuk mempercepat tindak lanjut dan menjaga kepercayaan publik terhadap layanan pemerintah kota.

"Kalau ada BBM yang aneh, langsung lapor. Supaya bisa segera dicek dan ditindak," ujarnya.

Ia menegaskan, Pemkot berkomitmen menjaga hak warga Surabaya agar tidak dirugikan oleh persoalan yang berkaitan dengan layanan publik, termasuk pasokan bahan bakar.

Kasus dugaan Pertalite bermasalah kini dalam proses investigasi. Pertamina disebut telah menurunkan tim teknis untuk mengambil sampel dari beberapa SPBU di wilayah Surabaya dan sekitarnya. 

Hasil uji laboratorium sementara menyebut kualitas pertalite masih sesuai spesifikasi, namun Pemkot Surabaya tetap akan mengawal proses penyelidikan tersebut hingga tuntas. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow