Rumah Wanita di Tulungagung Diduga Dibakar Kekasih, Seorang Bocah Nyaris Jadi Korban
. Rumah warga Tulungagung ludes terbakar dini hari. Seorang bocah nyaris tewas dalam insiden yang diduga dipicu cemburu kekasih pemilik rumah. Kerugian capai Rp250 juta.
TULUNGAGUNG, SJP - Rumah milik Henik Istiani, warga Dusun Sadeng, Desa Sambijajar, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, ludes terbakar pada Minggu (11/1/2026) dini hari. Kebakaran ini nyaris merenggut nyawa seorang bocah yang sendirian di rumah. Pemicu kebakaran diduga ulah manusia, yakni kekasih pemilik rumah yang terbakar rasa cemburu.
Kasi Operasional Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Tulungagung, Bambang Pidekso, mengatakan laporan kebakaran pertama kali diterima dari Kepala Desa Sambijajar sekitar pukul 03.16 WIB.
“Ya, kami menerima laporan dari Pak Kepala Desa adanya kebakaran di Desa Sambijajar. Kami langsung bergerak ke tempat kejadian,” ujar Bambang.
Sebanyak dua unit armada pemadam kebakaran dan dua unit armada tangki suplai air dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Saat kebakaran terjadi, di dalam rumah terdapat seorang bocah, keponakan Henik yang usianya sekitar 10 tahun. Beruntung, bocah yang masih kelas 4 SD itu sempat keluar sebelum api membesar.
Bambang mengungkapkan, proses pemadaman berlangsung cukup lama dan mengalami kendala. Salah satu hambatan utama adalah kondisi listrik yang masih menyala saat petugas tiba di lokasi. Sehingga membatasi ruang gerak petugas Damkar dalam memadamkan api. Petugas PLN sulit dihubungi dan baru datang sekitar 1,5 jam kemudian. Api akhirnya dipadamkan dua jam berselang.
“Pemadaman agak terkendala karena listrik masih nyala. Namun setelah situasi aman, api bisa dikendalikan,” katanya.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 05.20 WIB, atau lebih dari satu setengah jam proses pemadaman berlangsung.
Akibat kejadian tersebut, satu unit rumah beserta seluruh isinya hangus terbakar. Berdasarkan pendataan awal bersama pihak desa dan kepolisian, total kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp250 juta,
“Untuk kerugian, berdasarkan data dari kepala desa dan kepolisian, kurang lebih sekitar Rp250 juta,” pungkas Bambang.
Berdasarkan informasi sementara dari warga dan aparat desa, kebakaran diduga dilakukan oleh seseorang yang memiliki hubungan pribadi dengan korban. “Menurut informasi, pelaku merupakan pacar korban. Karena cemburu dan marah, yang bersangkutan membakar rumah korban hingga habis,” jelasnya.
Terduga pelaku pembakaran dilaporkan telah menyerahkan diri kepada pihak berwajib di Mapolsek Sumbergempol. (*)
Editor: Danu
What's Your Reaction?

