Revitalisasi Jembatan Sentong Dianggarkan Rp17,5 Miliar, Target Rampung 8 Bulan
Jembatan Sentong penghubung Bondowoso–Jember ambrol separuh akibat hujan deras dan sisi timur ikut retak. Dinas PU Bina Marga Jatim menutup total akses dan menyiapkan pembangunan ulang senilai Rp17,5 miliar dengan estimasi pengerjaan delapan bulan, sementara arus dialihkan ke jalur alternatif.
BONDOWOSO, SJP – Badan jalan sisi barat Jembatan Sentong di perbatasan Desa Sukowiryo dan Kelurahan Nangkaan, Kecamatan Bondowoso, ambrol hingga separuh badan jalan pada Senin (23/2/2026). Jembatan tersebut merupakan akses vital penghubung Kabupaten Bondowoso dengan Jember.
Ambrolnya jembatan diduga akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Bondowoso sejak siang hingga petang. Selain sisi barat yang ambrol, badan jalan sisi timur juga dilaporkan mengalami retakan.
Menyikapi kondisi tersebut, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur menutup total akses Jembatan Sentong hingga proses pembangunan kembali rampung. Estimasi pengerjaan diperkirakan memakan waktu sekitar delapan bulan.
Kasi Pembangunan dan Peningkatan Jalan UPT Pengelola Jalan dan Jembatan Jember pada Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur, Budi Hartono, memastikan pembangunan ulang segera dilaksanakan dan saat ini telah memasuki tahap pemilihan penyedia.
“Desain pembangunan telah rampung dan saat ini memasuki tahap pemilihan penyedia atau evaluasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, nilai anggaran revitalisasi diperkirakan mencapai Rp17,5 miliar. Pembangunan akan dilakukan dengan penggantian total menggunakan konstruksi girder beton.
“Perkiraan waktu pelaksanaan sekitar delapan bulan,” jelasnya.
Selama masa pembangunan, arus lalu lintas dialihkan melalui jalur alternatif yang akan ditetapkan melalui rapat koordinasi lintas instansi.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, menyebutkan sementara ini terdapat dua jalur alternatif yang dapat digunakan masyarakat.
“Pengendara dari arah Kota Bondowoso menuju Jember dapat melalui jalur Nangkaan tembus ke Desa Jetis dan Desa Kembang. Alternatif lainnya bisa melalui Koncer menuju Tasnan atau Grujugan,” pungkasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

