Remaja 14 Tahun Ditemukan Meninggal Setelah Pencarian Intensif di Sungai Jombang
Korban diduga tenggelam saat sedang memancing.
JOMBANG, SJP – Setelah melalui upaya pencarian yang intensif melibatkan keluarga, warga, dan instansi terkait, jasad M Ihwan Hanafi (14), warga Dusun Kesamben, Desa Bawangan, Kecamatan Ploso, akhirnya ditemukan meninggal dunia di dasar sungai setempat pada Jumat (23/1/2026) sore. Korban diduga tenggelam saat sedang memancing.
Kejadian ini berawal ketika korban tidak pulang ke rumah hingga waktu salat Jumat, menyimpangi kebiasaannya. Keterlambatan itu membuat keluarganya cemas dan segera memulai pencarian mandiri.
"Biasanya anak ini sudah pulang saat waktu salat Jumat. Karena tidak kunjung datang, orang tuanya mulai mencari ke tempat-tempat yang biasa ia kunjungi," jelas Kepala Desa Bawangan, Bakhtiar Efendi.
Pencarian awal oleh keluarga segera terfokus pada bantaran sungai di Dusun Ngumpak. Di sana, mereka menemukan sepeda korban terparkir di atas tanggul dekat jembatan. Temuan krusial ini menjadi titik tolak operasi pencarian.
"Yang ditemukan pertama kali hanyalah sepedanya, terparkir di dekat jembatan. Anaknya tidak ada," kata Bakhtiar.
Petunjuk semakin kuat ketika warga melaporkan melihat korban memancing di lokasi tersebut pada pagi hari bersama dua orang teman. Selain itu, dalam penyisiran awal, warga juga menemukan joran pancing milik korban terendam di dalam sungai, tidak jauh dari tempat sepeda ditemukan.
Temuan-temuan ini segera dilaporkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang untuk meminta bantuan pencarian sistematis.
Menerima laporan tersebut, Tim BPBD Jombang langsung diterjunkan ke lokasi. Mereka melakukan penyisiran terpadu dan menyeluruh di area sungai sekitar lokasi terakhir korban terlihat, dengan fokus pada titik-titik yang diindikasikan oleh temuan sepeda dan joran.
"Setelah mendapat laporan, tim kami segera bergerak melakukan penyisiran di lokasi awal korban terlihat. Pencarian kami lakukan secara metodis di area yang diperkirakan," ujar Kepala Pelaksana BPBD Jombang, Wiku Birawa Felipe Dias Quintas.
Setelah beberapa jam beroperasi, upaya pencarian yang terkoordinasi tersebut akhirnya membuahkan hasil. Pada pukul 17.30 WIB, jasad korban berhasil ditemukan.
"Korban berhasil kami temukan di dasar sungai, tepat di bawah jembatan, tidak jauh dari titik awal ia diduga memancing. Tim kami langsung melakukan evakuasi dan membawa korban ke rumah sakit untuk proses lebih lanjut," jelas Wiku.
Dengan ditemukannya korban, proses pencarian yang melibatkan berbagai pihak ini dinyatakan selesai. Pihak desa dan BPBD kembali mengimbau masyarakat, terutama orang tua dan anak-anak, untuk meningkatkan kewaspadaan dan selalu memastikan pengawasan orang dewasa dalam setiap aktivitas di dekat perairan yang berpotensi bahaya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

