Puskesmas Kamoning Rawan Curanmor, Dinkes KB Sampang Sarankan Ganti Pengelola Parkir
Jukir siap bertanggung jawab jika kehilangan terjadi saat dirinya berjaga. Sedangkan saat hari Ahad jukir tidak berjaga
SAMPANG, SJP - Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kamoning, Kecamatan Sampang kerap menjadi langganan lokasi pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Terakhir curanmor kembal terjadi pada Ahad (15/12/2024) lalu. Aksi pelaku sempat terekam CCTV.
Kepala Puskesmas Kamoning, Intan Retnosari menyebut, motor yang hilang milik pasien rawat inap. Namun, aksi curanmor itu bukan kali pertamanya. Bahkan sebelumnya, sudah tiga kali terjadi peristiwa curanmor di Puskesmas Kamoning. Salah satunya milik staf puskesmas.
"Jadi sudah empat kali dengan sekarang," ungkapnya, Senin (16/12/2024).
Intan mengatakan, di area parkir Puskesmas Kamoning sudah ada seorang juru parkir (jukir) dari pihak luar. Sehingga ada yang menjaga dan bertanggung jawab. Namun, jukir itu tidak berjaga saat hari Ahad. Sebab, pengunjung puskesmas tidak membeludak.
"Saya baru tahu juga mereka (jukir) hanya berjaga ketika pasien banyak," ucapnya.
Intan mengaku sudah menegur jukir yang bertugas. Namun, jukir tersebut hanya bersedia bertanggung jawab atas setiap motor atau pun helm yang hilang ketika dirinya bertugas. Sayangnya, ketika motor itu hilang, jukir itu tidak sedang bertugas.
Pihak puskesmas pun segera bertindak dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Meski seharusnya korban yang melapor sendiri ke polisi, namun sebagai bentuk tanggung jawab, pihak puskesmas sendiri yang melapor ke polisi.
"Saya juga sudah menyelesaikan ke pihak keluarga. Biasanya, kalau Puskesmas Kamoning kehilangan, tim dari kepolisian langsung turun," ujar Intan.
Terpisah, Kapolsek Sampang, AKP Tomo membenarkan adanya aksi curanmor di Puskesmas Kamoning. Yang terbaru, motor Yamaha Jupiter warna hitam kombinasi merah milik salah satu pasien rawat inap raib digondol maling.
"Saat ini kami terus melakukan penyelidikan," tuturnya, Senin (16/12/2024)
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Sampang, Abdulloh Najich mengakui bahwa keamanan parkir di Puskesmas Kamoning belum sesuai standar.
Pihaknya menyarankan agar pengelolaan parkir di Puskesmas Kamoning dipasrahkan kepada pihak ketiga yang lebih profesional dan lebih bertanggung jawab.
Atas kejadian berulang itu, Dinkes KB berjanji akan menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah pihak untuk membahas tentang pengelolaan parkir di Puskesmas Kamoning. Dengan harapan penjagaan parkir lebih profesional sehingga tidak terulang kejadian serupa.
”Kami akan membantu mencarikan jalan keluar. Supaya ke depan bisa terkelola dengan baik dan lebih aman,” tandasnya, Jumat (20/12/2024). (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

