Program Penguatan Kelembagaan Desa Jadi Langkah Bondowoso Tingkatkan Ekonomi Warga

Pemkab Bondowoso menyalurkan bantuan program Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Masyarakat untuk memperkuat ekonomi desa, meningkatkan pendapatan keluarga, mendukung ketahanan pangan, serta mendorong kemandirian usaha dan profesionalitas BumDes melalui pendampingan dan penguatan kapasitas berkelanjutan.

20 Nov 2025 - 18:58
Program Penguatan Kelembagaan Desa Jadi Langkah Bondowoso Tingkatkan Ekonomi Warga
Prosesi penyerahan bantuan kendaraan roda tiga oleh Wakil Bupati Bondowoso As'ad Yahya Syafi'i kepada penerima, didampini oleh Kepala DPMD, Mahfud Junaedi di Pendopo Raden Bagus Assra (Foto : Rizqi/SJP)

BONDOWOSO, SJP – Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), kembali menggerakkan program penguatan ekonomi desa melalui penyerahan bantuan kepada penerima manfaat kegiatan Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Masyarakat, Kamis (20/11/2025).

Acara yang dihadiri unsur Forkopimda, para camat, kepala desa, serta pengurus BumDes ini menjadi momentum pemerintah daerah untuk memastikan pengembangan ekonomi desa berjalan selaras dengan program pemberdayaan masyarakat.

Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Syafi’i, menegaskan, bantuan yang disalurkan bukan sekadar alat atau sarana produksi, tetapi investasi jangka panjang untuk memperkuat kemandirian desa.

“Ini adalah dorongan agar masyarakat semakin produktif dan desa semakin mandiri. Bantuan ini harus menjadi pemicu lahirnya usaha baru dan peningkatan pendapatan keluarga,” tegasnya.

Wakil bupati yang karib disapa Ra As’ad ini memaparkan, program ini diarahkan pada tiga fokus utama. Di antaranya, meningkatkan pendapatan rumah tangga, dengan membuka peluang usaha yang lebih luas di tingkat desa.

"Juga untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat, melalui fasilitas pertanian yang menunjang kemandirian pangan keluarga dan menumbuhkan kemandirian usaha, sekaligus mendorong BumDes agar dikelola secara profesional dan akuntabel," jelasnya.

Ia menekankan, setiap bantuan yang diterima harus dijaga dan dimanfaatkan optimal, bukan hanya untuk kebutuhan sesaat, tetapi sebagai pijakan ekonomi jangka panjang.

Wabup juga meminta kepala desa, pendamping kecamatan, dan pengurus BumDes tetap aktif mendampingi penerima manfaat agar program berjalan sesuai tujuan.

“Penguatan itu bukan hanya soal memberi alat. Pengetahuan, manajemen, dan komitmen bersama jauh lebih penting. Ini pekerjaan bersama,” ujarnya. 

Sementara itu, Kepala DPMD, Mahfud Junaedi melaporkan jika jumlah bantuan yang disalurkan berasal dari APBD tahun 2025. 

Mantan Kepala BKPSDM ini menyebuyt, Pemkab berharap program ini mampu memperkuat posisi desa sebagai pusat tumbuhnya ekonomi kerakyatan, karena upaya kolaboratif semua pihak sangat menentukan keberhasilan program pemberdayaan tersebut.

"Kami menyalurkan bantuan kendaraan roda tiga sebanyak 17 unit, kepada kelompok masyarakat dan BUMDes. Hand sprayer listrik sebanyak 115 unit dan pompa air sebanyak 8 unit. Semoga langkah ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat Bondowoso,” tutupnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow