Relawan Bencana di Gresik Dibekali Penanganan Kesiapsiagaan Darurat

Selain itu, pertemuan relawan ini menjadi wadah aspirasi kesulitan, kebutuhan, dan kondisi saat menangani situasi darurat maupun bencana di wilayah Gresik.

20 Nov 2025 - 20:03
Relawan Bencana di Gresik Dibekali Penanganan Kesiapsiagaan Darurat
Pembekalan relawan bencana di Kabupaten Gresik. (Foto: Anis/SJP)

GRESIK,SJP - BPBD Gresik mengajak seluruh relawan kebencanaan yang ada di Kabupaten Gresik untuk dibekali mengenai penanganan kesiapsiagaan bencana di wilayahnya masing-masing. 

Puluhan relawan yang terdiri dari beberapa organisasi kebencanaan dan desa ikut andil mengikuti pembekalan di lingkungan Kantor Bupati Gresik, Kamis (20/11/2025).

Pembekalan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, Sekda Gresik, Achmad Washil, pemateri dari Basarnas (Andi Pamudji), dan perwakilan anggota DPRD sebagai penyerap aspirasi relawan di Kabupaten Gresik. 

Kalaksa BPBD Gresik, Sukardi, menyampaikan bahwa jumlah relawan di Gresik sebanyak kurang lebih 100 relawan baik organisasi maupun desa. 

"Jumlah relawan di Gresik kurang lebih sebanyak 100 relawan terdiri dari MDMC, Semar, SAR MTA, SAR Pangkah, LPBI NU/SERNU, RAPI, dan relawan desa yang minimal mempunyai satu orang. Relawan ini dibentuk diprioritaskan untuk daerah yang rentan terdampak bencana," kata Sukardi.

Sukardi berharap dengan pembekalan kepada relawan ini selain bisa memberikan pengetahuan tambahan. Tetapi juga bisa menyerap aspirasi relawan saat di lapangan. 

"Pembekalan ini dilakukan untuk memberikan pengetahuan tambahan mengenai kegawatdaruratan dan menyerap aspirasi relawan saat bagaimana melaksanakan tugasnya saat terjadi kondisi darurat atau bencana," jelasnya. 

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, yang turut hadir mengucapkan berterimakasih kepada relawan relawan yang telah membantu menangani situasi darurat saat bencana di Gresik dengan cepat dan tanggap. 

"Jasa relawan ini patut diapresiasi, kami atas nama Pemerintah Kabupaten Gresik berterimakasih atas kesiapsiagaan relawan ikut membantu menangani kebencanaan di Kabupaten Gresik," ujarnya. 

Andi Pamudji, Rescue Basarnas, mengatakan bahwa pembekalan tim relawan untuk peristiwa kegawatdaruratan sangat penting karena dengan pembekalan ini relawan bisa menjadi lebih tanggap dan siaga terhadap daerah yang terdampak peristiwa darurat mengenai kebencanaan. 

Tim relawan diberikan pembekalan mengenai kegawatdaruratan. Dengan beberapa daerah yang letaknya jauh, relawan ini diharapkan nantinya bisa lebih tanggap dan sigap mengatasi kegawatdaruratan di daerahnya masing-masing tanpa menunggu tim penyelamat.

Andi menyebut relawan adalah garda terdepan penyelamat di wilayahnya masing-masing apabila terjadi suatu peristiwa kegawatdaruratan ataupun bencana. 

"Dengan pembekalan bagi relawan ini, diharapkan untuk relawan tetap pentingnya mengerti keselamatan diri sendiri sebelum membantu orang lain saat kondisi gawat darurat. Relawan ini nantinya bisa mengerti disaat kondisi seperti darurat, sudah mengerti harus membutuhkan dan melakukan apa," pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow