Polisi Selidiki Pemilik Balon Udara Berisi Petasan yang Jatuh di Atap MAN Kota Blitar
Sebuah balon udara besar yang berisi petasan jatuh di atap sekolah MAN Kota Blitar pada Minggu (8/6/2025). Beruntung, petasan yang berada didalam balon udara belum sempat meledak.
KOTA BLITAR, SJP—Sebuah balon udara yang berisi petasan jatuh di atap sekolah MAN Kota Blitar di Jalan Jati, Kelurahan/Kecamatan Sukorejo, pada Ahad (8/6/2025) pukul 20.10 WIB.
Kejadian itu telah ditangani oleh aparat kepolisian di Kota Blitar, setelah menerima aduan dan laporan dari masyarakat setempat.
Kasi Humas Polres Blitar Kota Iptu Samsul Anwar mengatakan, peristiwa balon udara berisi petasan yang jatuh di atap sekolah MAN Kota Blitar ini awalnya diketahui oleh Khoirur Rozikin (27) yang merupakan pengasuh pondok pesantren (ponpes).
Balon udara itu terbang merendah dari arah tenggara, semakin merendah turun hingga jatuh di atap lantai 2 MAN Kota Blitar.
"Balon itu dari arah tenggara dan terus menurun sampai jatuh di atap lantai dua. Tepatnya berada di sebelah utara," kata Iptu Samsul, Senin (9/6/2025).
Kemudian Khoirur Rozikin memanggil rekan staf dan sekuriti atau penjaga malam MAN Kota Blitar untuk bersama-sama menurunkan balon udara ke bawah.
Iptu Samsul menyebut, balon udara itu diturunkan dengan menggunakan sebilah bambu. Setelah dicek, di dalam balon udara terdapat petasan yang belum sempat meledak dan saat itu langsung diamankan.
"Ternyata di dalam balon ada petasannya, dan beruntung belum sampai meledak. Oleh petugas sekolah, petasan itu langsung dilepas dan diamankan," ujarnya.
Iptu Samsul menambahkan, peristiwa ini sudah ditangani oleh Polsek Sukorejo dan pemilik balon udara tersebut masih dalam penyelidikan.
Barang bukti yang diamankan, berupa satu unit balon udara berbahan plastik dengan ukuran panjang 3 meter dan diameter 1 meter. Serta, satu buah benda yang diduga mercon atau petasan tidak aktif dengan ukuran panjang 30 cm dan diameter 5 cm. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

