Polisi Panggil Panitia Carnaval Sound Horeg dan Warga, Buntut Perusakan Jembatan Wuluhan Jember

Berdasarkan dari keterangan saksi, warga spontan melakukan perusakan dikarenakan truk bermuatan sound horeg tidak bisa melintas. Sementara di belakang kendaraan truk, ada banyak kendaraan.

23 Sep 2025 - 22:40
Polisi Panggil Panitia Carnaval Sound Horeg dan Warga, Buntut Perusakan Jembatan Wuluhan Jember
Teks Foto:Polsek Wuluhan Polres Jember Saat Panggil Panitia Kegiatan.(Ulum/SJP)

JEMBER, SJP - Viral di media sosial Instagram sebuah jembatan dirusak agar truk bermuatan sound horeg bisa melewati jalan. Peristiwa itu diketahui terjadi di Desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan, Jember pada Kamis (18/9/2025).

Kapolsek Wuluhan, Iptu Handoko Dardhak Saputro menyampaikan, pihaknya telah melakukan pemanggilan kepada pihak panitia karnaval sound horeg dan warga yang menjadi saksi kerusakan jembatan. Pemanggilan itu dilakukan setelah polisi melakukan pengecekan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Benar adanya saat anggota melakukan cek TKP sesuai yang ada di medsos. Telah terjadi perusakan pembatas jembatan di Jalan arah Balung-Jenggawah Dusun Sumberejo, Desa Glundengan,” katanya, Selasa (23/9/2025) di Polsek Wuluhan.

Selanjutnya kata dia, semua pihak terkait dipanggil-didatangkan ke Polsek Wuluhan. Tujuannya, agar pemeriksaan bisa dilakukan secara berantai.

“Selanjutnya kita melakukan tindakan kepolisian berupa pemanggilan pihak-pihak terkait. Hari ini, mulai dari ketua panitia hingga warga yang waktu itu ikut sebagai saksi, kami datangkan untuk dilakukan pemeriksaan berantai,” ujarnya.

Handoko menambahkan, berdasarkan dari keterangan saksi, warga spontan melakukan perusakan dikarenakan truk bermuatan sound horeg tidak bisa melintas. Sementara di belakang kendaraan truk, ada banyak kendaraan.

“Hasilnya dari keterangan saksi-saksi, bahwa perbuatan tersebut spontan dilakukan karena kendaraan tidak bisa melintas. Sementara di belakang truk, banyak kendaraan sehingga terjadi macet,” paparnya.

“Salah seorang warga turun melakukan pengeprasan atas bangunan jembatan. Kondisi hari ini, jembatannya sudah diperbaiki oleh warga dengan dipandu oleh ketua panitia,” tambahnya.

Handoko mengimbau, agar nantinya masyarakat yang mengadakan kegiatan serupa tidak melakukan perusakan fasilitas umum. Pihaknya menegaskan, semua ada aturannya, semua ada tata tertibnya. 

“Imbauan kami, jangan sampai ada masyarakat yang melakukan perusakan fasilitas jalan. Apalagi semua kegiatan itu ada tata tertib yang jelas agar situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) bisa selalu kondusif,” pungkasnya. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow