Harga Daging Ayam Potong di Ngawi Melonjak, Pedagang Merugi
Harga daging ayam potong di Ngawi melonjak hingga Rp 39.000 per kilogram. Pedagang merugi karena penjualan turun drastis, sementara harga ayam kampung tetap stabil.
NGAWI, SJP – Harga daging ayam potong di Pasar Besar Ngawi kian mencekik. Sejak tiga pekan terakhir, tarifnya terus naik hingga menyentuh Rp39.000 per kilogram pada Selasa (23/9/2025).
Lonjakan harga ini membuat pedagang kelimpungan. Omzet yang biasanya lancar, kini terpangkas hampir separuh. Dari kondisi normal Rp31.000 per kilogram, kenaikan hampir Rp8.000 membuat pembeli menahan diri.
Sujiati, pedagang ayam potong, mengaku hanya bisa menjual sekitar 30 kilogram per hari. Padahal sebelumnya ia sanggup menghabiskan 50 sampai 70 kilogram.
“Pembeli jelas berkurang. Mereka lebih memilih irit atau menunda belanja,” ucapnya pasrah.
Di sisi lain, ayam kampung justru tidak terpengaruh gejolak pasar. Harganya masih bertahan di kisaran Rp55.000 sampai Rp85.000 per kilogram, tergantung ukuran. Elvi, pedagang ayam kampung, mengatakan permintaan konsumen tetap stabil.
“Yang naik cuma ayam potong. Ayam kampung masih aman, pembelinya juga tetap ada,” ujarnya.
Kondisi ini menambah beban ekonomi warga Ngawi yang sehari-hari bergantung pada pasar tradisional. Pedagang berharap harga segera normal agar perputaran dagangan kembali hidup. (**)
Editor: Rizqi Ardian
Sumber: Beritasatu.com
What's Your Reaction?

