Polisi Gadungan di Pakis Malang Tilang dan Bawa Kabur Ponsel Pelajar

Polisi gadungan menipu dua pelajar MTs di Pakis, mengaku tilang, meminta HP sebagai jaminan, lalu kabur, korban rugi jutaan.

12 Apr 2026 - 21:08
Polisi Gadungan di Pakis Malang Tilang dan Bawa Kabur Ponsel Pelajar
Petugas Polsek Pakis mendatangi lokasi dugaan penipuan polisi gadungan di Jalan Raya Banjarejo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Minggu (12/4/2026). Polisi mengumpulkan keterangan korban dan saksi setelah kejadian yang sempat viral di media sosial. (Foto : Polsek Pakis for SJP)

MALANG, SJP — Aksi penipuan dengan modus mengaku sebagai anggota polisi terhadap dua siswa kelas 8 MTsN 7 Kabupaten Malang terjadi beberapa waktu lalu di wilayah Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Kejadian tersebut kembali menjadi perhatian setelah viral di media sosial.

Menindaklanjuti informasi tersebut, jajaran Polsek Pakis mendatangi lokasi kejadian pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB di Jalan Raya Banjarejo, RT 002 RW 001, Desa Banjarejo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Kapolsek Pakis, AKP Suyanto, mengatakan pihaknya langsung melakukan pengecekan setelah mendapatkan informasi yang beredar di media sosial.

"Kami menerima informasi dari media sosial terkait dugaan penipuan dengan modus mengaku anggota polisi. Selanjutnya anggota langsung mendatangi TKP untuk melakukan pengecekan dan mengumpulkan keterangan korban serta saksi," ujar AKP Suyanto, Minggu (12/4/2026).

Ia menjelaskan, pelaku menghentikan korban yang saat itu mengendarai sepeda motor Honda CRF dengan alasan tidak memakai helm dan menggunakan knalpot brong.

"Pelaku kemudian menunjukkan rompi bertuliskan polisi dan mengaku akan menilang serta membawa korban ke Polres Suhat. Selanjutnya pelaku meminta korban pulang mengambil STNK dan meminta HP korban sebagai jaminan," jelasnya.

Korban pun pulang mengambil STNK, namun saat kembali ke lokasi, pelaku sudah tidak berada di tempat dan membawa kabur HP milik korban.

"Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp3 juta," imbuhnya.

Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku terlihat mengenakan celana panjang warna krem, jaket hitam, masker dan helm hitam serta mengendarai sepeda motor Yamaha Mio warna merah nomor polisi N-4692-CH. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya kepada oknum yang mengaku sebagai anggota polisi dan apabila ada penindakan di jalan, masyarakat bisa meminta identitas resmi," tegas AKP Suyanto. (*)

Editor: Danu 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow