Pohon Mahoni Raksasa di Jalan Pondok Waluh Kencong Jember Dibakar OTK

Kapolsek juga menjelaskan, jika kejadian serupa sudah sering terjadi.

04 May 2025 - 14:01
Pohon Mahoni Raksasa di Jalan Pondok Waluh Kencong Jember Dibakar OTK
Pohon Mahonis saat terbakar pada hari Minggu dini hari. (Foto : Ulum/SJP)

JEMBER, SJP - Orang tak dikenal (OTK) kembali membuat resah aparat Polsek kencong polres Jember maupun pihak BPBD. Hal itu lantaran ada salah satu pohon jenis mahoni berdiameter 1,5 meter diduga sengaja dibakar sekira pukul 01.30 WIB, pada Ahad (4/4/2025).

Saksi mata, Jumari (45) seorang petani ketika hendak pulang dari sawah di kawasan Dusun Pondok Waluh, Desa Kencong, Kecamatan Kencong, dirinya melihat api sudah membakar pohon mahoni di sisi timur jalan raya Jaring-jaring Kencong - Tanggul.

"Dini hari tadi saya pas melintas melihat hal itu mas, dan saya langsung laporan ke Polsek Kencong. Kalau saya lihat memang ini sengaja dibakar karena ada jalur api ke pohon dan ada jeraminya," kata Jumari saksi mata di kejadian.

Sementara itu, pihak Polsek Kencong AKP Heru Siswanto saat dikonfirmasi perihal kejadian tersebut juga menjelaskan dan menjabarkan, jika kejadian pembakaran kayu tersebut diduga memang ada orang yang tidak dikenal entah sengaja atau tidak melakukan pembakaran, dan pihaknya melakukan penyelidikan.

"Kami melakukan lidik, dan kami sudah datang ke lokasi kejadian, mohon waktu semoga segera kami ungkap siapa orang tidak dikenal yang diduga sengaja membakar kayu ini," kata Kapolsek.

Lebih lanjut ditanya sudah berapa kali kejadian serupa terjadi, Kapolsek juga menjelaskan, jika kejadian serupa sudah sering terjadi.

"Sudah tiga kali, dan kami duga ini dilakukan oleh orang yang sama entah motifnya apa juga," jelasnya.

Di tempat terpisah, pihak BPBD Kabupaten Jember wilayah barat daya melalui salah seorang anggota bernama Viky Septian menerangkan, pihaknya sudah melakukan upaya pemotongan bersama pihak Kapolsek Kencong dan pihak desa.

"Kami lakukan pemotongan agar pohon tersebut tidak merembet dan bisa lekas dipadamkan, selama satu jam. Karena semalam memang harus dipadamkan ke atas karena api berkobar sangat menakutkan mulai bawah hingga atas, kurang lebih 8 meter," pungkasnya. (*)

Editor: Rizqi ArdianĀ 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow