Peternakan Ayam di Dringu Probolinggo Terbakar, Pemilik Rugi Rp300 Juta

Kobaran api yang muncul sejak pagi hari membuat dua kandang ayam ludes dilalap si jago merah. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, pemilik peternakan diperkirakan mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

19 May 2026 - 13:55
Peternakan Ayam di Dringu Probolinggo Terbakar, Pemilik Rugi Rp300 Juta
Petugas pemadam kebakaran saat memadamkan api yang membakar peternakan. (Foto: Rizky Putra/SJP)

PROBOLINGGO, SJP — Kebakaran terjadi di area peternakan ayam milik warga di Dusun Siwalan, Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Selasa pagi (19/5/2026). 

Kobaran api yang muncul sejak pagi hari membuat dua kandang ayam ludes dilalap si jago merah. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, pemilik peternakan diperkirakan mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Api pertama kali terlihat dari bagian selatan kandang dan dengan cepat merambat ke bangunan lain di sekitarnya. Material kandang yang mudah terbakar serta kondisi angin yang cukup kencang membuat kobaran api sulit dikendalikan pada awal kejadian.

Warga sekitar yang mengetahui kebakaran langsung berupaya melakukan pemadaman menggunakan alat seadanya sambil menunggu petugas datang ke lokasi. Kepulan asap hitam pekat tampak membumbung tinggi dan menarik perhatian warga sekitar.

Sekretaris Desa Kedungdalem, Lukman Santoso, menjelaskan bahwa kandang tersebut baru saja diisi bibit ayam pada malam hari sebelum kebakaran terjadi. Menurutnya, api diketahui muncul saat aktivitas di peternakan mulai berjalan pada pagi hari.

“Api diketahui muncul sekitar pukul tujuh pagi dari bagian kandang sebelah selatan. Di kandang itu memang baru dimasukkan bibit ayam pada malam sebelumnya,” ujar Lukman.

Peternakan tersebut diketahui milik Ana Kusrini dan selama ini dikelola oleh putranya, Ronaldo. Saat kebakaran berlangsung, suasana sempat panik karena api terus membesar dan dikhawatirkan merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Mendapat laporan dari warga, tim pemadam kebakaran Kabupaten Probolinggo segera diterjunkan ke lokasi. Proses pemadaman juga mendapat bantuan dari petugas Damkar Kota Probolinggo sehingga api bisa lebih cepat dikendalikan.

Dari tiga kandang yang berada di area peternakan, dua bangunan dilaporkan hangus terbakar. Sementara itu, satu kandang lainnya berhasil diamankan petugas agar tidak ikut dilalap api. Setelah api utama berhasil dipadamkan, petugas masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

Lukman menambahkan, dugaan sementara kebakaran dipicu oleh hubungan arus pendek listrik atau korsleting. Ia menyebut lokasi tersebut sebelumnya juga pernah mengalami kejadian serupa.

“Dugaan awal memang karena korsleting listrik. Informasinya dulu juga pernah terjadi kebakaran di lokasi peternakan ini,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Probolinggo, Taufik Alami, mengatakan bahwa proses penanganan berlangsung cukup cepat berkat koordinasi dua tim pemadam kebakaran.

“Kurang lebih sekitar dua puluh menit api berhasil dikendalikan. Setelah itu petugas melakukan pendinginan. Untuk penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan,” jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp300 juta. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow