Sebanyak 240 Rumah di Gresik Terendam Banjir Luapan Sungai Lamong

Sungai Lamong di Kabupaten Gresik meluap menggenangi pemukiman warga. Setidaknya ada 240 rumah warga yang ikut terdampak.

09 Jun 2025 - 15:31
Sebanyak 240 Rumah di Gresik Terendam Banjir Luapan Sungai Lamong
Foto: Banjir Luapan Sungai Lamong di Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik. (Foto: Istimewa)

GRESIK, SJP—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik mencatat ratusan rumah terdampak banjir luapan Sungai Bengawan, Senin (9/6/2025). Sebanyak 240 rumah terdampak banjir tersebut. 

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Gresik, F.X. Driatmiko Herlambang mengatakan, intensitas hujan yang tinggi di wilayah hulu seperti Mojokerto dan Lamongan diduga menjadi penyebab aliran sungai meluap. 

"Ya diduga intensitas hujan tinggi di bagian hulu seperti Mojokerto dan Lamongan sehingga kita Kabupaten Gresik menerima luapan airnya," ucapnya, Senin (9/6/2025).

Miko menjelaskan, ratusan rumah terdampak banjir luapan Sungai Lamong ini menyebar ke permukiman warga di empat desa di Kecamatan Balongpanggang.

Adapun desa-desa di Kecamatan Balongpanggang yang terdampak meliputi Desa Ngampel, Desa Dapet, Desa Sekarputih, dan Desa Wotansari.

Di Desa Ngampel, genangan air setinggi 60 sentimeter menggenangi 30 hektare sawah dan 137 rumah warga. Di Desa Dapet, 7 hektare sawah dan 67 rumah terendam banjir setinggi 20 sentimeter.

Sementara di Desa Sekarputih, genangan air merendam sawah seluas 4 hektare dengan ketinggian air 20 sentimeter. Selain itu, 23 rumah warga juga tergenang.

Di Desa Wotansari, genangan air merambah JPD dan jalan lingkungan, serta berdampak pada 12 rumah. Sampai saat ini, petugas BPBD Gresik masih melakukan pengecekan lokasi dan evakuasi pemukiman warga terdampak.

"Petugas masih berada di lapangan," pungkasnya. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow