Penanganan Longsor Gubukklakah Malang Capai 75 Persen, Jalur Bromo Dibuka Bertahap

Penanganan longsor di Poncokusumo terus dilakukan lintas unsur, akses jalur Bromo kini dapat dilalui kendaraan dengan sistem buka tutup.

09 Jan 2026 - 18:00
Penanganan Longsor Gubukklakah Malang Capai 75 Persen, Jalur Bromo Dibuka Bertahap
Petugas gabungan membersihkan material longsor di jalur Poncokusumo–Bromo, sementara kendaraan roda empat mulai melintas dengan sistem buka tutup, Jumat (9/1/2026). (Foto : BPBD for SJP)

MALANG, SJP- Longsor yang terjadi di sejumlah titik di Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, sempat menutup total akses jalan kabupaten menuju kawasan wisata Gunung Bromo, Kamis (8/1/2026) dini hari.

Peristiwa tanah longsor tersebut dipicu intensitas hujan sedang hingga tinggi yang mengguyur wilayah Poncokusumo sejak sore hingga malam hari.

Material longsoran berasal dari tebing setinggi sekitar 35 meter dengan lebar delapan meter dan menutup badan jalan sepanjang kurang lebih 10 meter dengan ketebalan mencapai 1–1,5 meter.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menjelaskan bahwa longsor terjadi di tiga titik berbeda, yakni di Jalan Raya Gubukklakah, Desa Gubukklakah, serta dua titik di Desa Taji arah Umbutlegi.

“Longsoran sempat menutup total jalan kabupaten yang merupakan akses menuju kawasan wisata Gunung Bromo, sehingga arus lalu lintas sempat tidak bisa dilalui,” ujar Sadono, Jumat (9/1/2026).

Sadono menambahkan, BPBD Kabupaten Malang bersama unsur terkait segera melakukan asesmen dan kerja bakti penanganan di lokasi kejadian. Penanganan juga dilakukan menggunakan alat berat untuk mempercepat pembersihan material longsor.

Selain pengerahan personel, BPBD juga menyalurkan dukungan logistik berupa air mineral, makanan siap saji, tambahan gizi, serta terpal. Dua unit tangki air turut dikerahkan untuk penyemprotan dan pembersihan badan jalan.

Seiring upaya penanganan yang berlangsung, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang, Purwoto, turun langsung meninjau lokasi longsor di Desa Gubukklakah, Kecamatan Poncokusumo, guna memastikan proses penanganan berjalan optimal.

“Penanganan dan pembersihan material longsor saat ini telah mencapai sekitar 75 persen. Akses jalan sudah dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat dengan sistem buka tutup,” kata Purwoto.

Ia juga menyampaikan bahwa pada titik longsor kedua, material yang dibersihkan memiliki tinggi sekitar tiga meter dengan panjang enam meter. Proses pembersihan masih terus dilakukan hingga kondisi jalan benar-benar aman dilalui pengguna jalan.

Dalam penanganan bencana ini, BPBD Kabupaten Malang melibatkan berbagai unsur, antara lain Binamarga, Forkopimcam Poncokusumo, TNI, Polri, TNBTS, PMI, Tagana, relawan, pemerintah desa, hingga masyarakat setempat.

Hingga laporan ini disusun, tidak terdapat korban jiwa akibat kejadian tersebut, sementara data kerugian material masih dalam proses pendataan. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow