Pemkot Batu Perkuat Peran HIPPAM Jaga Kelestarian Mata Air Umbul Gemulo

Pemkot Batu menegaskan peran HIPPAM sebagai ujung tombak pengelolaan air bersih di Umbul Gemulo, Bumiaji. Area konservasi seluas 6.000 meter persegi ditetapkan demi menjaga keberlanjutan sumber mata air dan pemerataan layanan air bagi warga.

30 Jan 2026 - 19:58
Pemkot Batu Perkuat Peran HIPPAM Jaga Kelestarian Mata Air Umbul Gemulo
Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto (Ist/Prokopim/SJP)

KOTA BATU, SJP – Upaya menjaga keberlanjutan sumber mata air Umbul Gemulo di Kecamatan Bumiaji kini diarahkan pada penguatan peran masyarakat sebagai pengelola langsung air bersih. Pemerintah Kota Batu menilai keberadaan Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM) sebagai elemen kunci dalam memastikan distribusi air yang adil, tertib, dan berkelanjutan.

Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto pada Jumat (30/1/2026) menegaskan, sebelumnya sudah duduk dan menghadiri koordinasi HIPPAM dan Pengelolaan Sumber Mata Air Wilayah Bumiaji beberapa waktu lalu.

"Keterlibatan aktif masyarakat melalui HIPPAM justru menjadi fondasi utama pengelolaan air yang berkelanjutan karena bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga," paparnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemkot Batu juga menetapkan kawasan seluas sekitar 6.000 meter persegi di sekitar Umbul Gemulo sebagai area konservasi dan tangkapan air. Di mana lahan aset pemerintah yang kini dikelola Dinas Lingkungan Hidup tersebut dipastikan tidak dialihfungsikan untuk kepentingan lain agar keberlanjutan debit air tetap terjaga.

Selain aspek konservasi, Pemkot Batu juga mendorong perbaikan tata kelola teknis di lapangan, mulai dari penataan jaringan pipa hingga peningkatan respons layanan Perumdam Among Tirto terhadap keluhan masyarakat. Langkah ini dinilai penting agar pengelolaan air tidak hanya lestari secara lingkungan, tetapi juga adil secara pelayanan.

"Ada berbagai macam ususlan disana baik dari pengelola HIPPAM dan warga, termasuk usulan pembelian lahan swasta di sekitar sumber mata air. Hal itu akan menjadi bagian dari kajian kebijakan pemerintah ke depan," tandasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow