Pemkab Bojonegoro Dukung Peningkatan Kapasitas Penyandang Disabilitas Melalui Studi Pembelajaran ke Kediri
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan kelembagaan sekaligus ruang berbagi pengalaman antarorganisasi disabilitas.
BOJONEGORO, SJP – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mendukung upaya peningkatan kapasitas organisasi penyandang disabilitas melalui kegiatan studi pembelajaran yang dilakukan Perkumpulan Disabilitas Kabupaten Bojonegoro (PDKB) ke Kabupaten Kediri.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan kelembagaan sekaligus ruang berbagi pengalaman antarorganisasi disabilitas. Dalam kunjungan itu, PDKB melakukan silaturahmi dan pembelajaran bersama Perkumpulan Disabilitas Kabupaten Kediri (PDKK).
Ketua PDKB, Sanawi, mengatakan kegiatan tersebut dilakukan untuk memperkuat kualitas organisasi agar mampu terus berkembang dan adaptif terhadap kebutuhan anggotanya.
Menurutnya, hubungan antara PDKB dan PDKK selama ini terjalin cukup baik sehingga menjadi ruang belajar bersama dalam mengembangkan organisasi penyandang disabilitas di masing-masing daerah.
“Melalui kegiatan ini kami ingin terus belajar dan memperkuat kapasitas organisasi agar semakin berkembang,” ujar Sanawi, Minggu (17/5/2026).
Ia menjelaskan, selama 13 tahun berdiri sejak 2014, PDKB berupaya menjadi wadah pengembangan potensi penyandang disabilitas di Bojonegoro. Karena itu, peningkatan kualitas organisasi dinilai penting agar mampu menjaga kepercayaan masyarakat maupun pemerintah.
Selain penguatan kelembagaan, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya anggota agar memiliki daya saing dan kemandirian.
Sanawi juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Sosial yang memfasilitasi kegiatan tersebut sehingga dapat berjalan lancar.
“Kami berterima kasih atas dukungan dari pemerintah daerah yang selama ini terus bersinergi bersama organisasi disabilitas,” katanya.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan komunitas disabilitas menjadi faktor penting dalam mendorong terciptanya masyarakat yang lebih inklusif serta membuka ruang yang lebih luas bagi penyandang disabilitas untuk berkembang.
Pemkab Bojonegoro sendiri terus mendorong penguatan peran organisasi penyandang disabilitas sebagai bagian dari pembangunan sosial masyarakat. Selain pendampingan, pemerintah daerah juga berupaya membuka akses pemberdayaan agar penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama dalam berbagai bidang. (***)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

