Pemerataan Infrastruktur Wisata Jadi Solusi Jangka Panjang Atasi Kemacetan di Junrejo Selama Lebaran

Ludi menekankan, kemacetan yang berulang tiap musim liburan menunjukkan pentingnya membangun sistem pariwisata yang berkelanjutan dan inklusif. Selain akses jalan, fasilitas parkir, transportasi penunjang, dan konektivitas antar-wilayah juga perlu dibenahi.

10 Apr 2025 - 18:45
Pemerataan Infrastruktur Wisata Jadi Solusi Jangka Panjang Atasi Kemacetan di Junrejo Selama Lebaran
Wakil Ketua 2 DPRD Kota Batu Ludi Tanarto (Arul/SJP)

KOTA BATU, SJP – Momentum libur Lebaran 2025 kembali memperlihatkan tantangan klasik di Kecamatan Junrejo, Kota Batu, yakni kemacetan lalu lintas yang tak terhindarkan.

Sebagai salah satu jalur utama menuju destinasi wisata di Kota Batu, Junrejo menjadi wilayah yang paling terdampak arus kendaraan, terutama saat puncak kunjungan wisatawan.

Padahal, Kecamatan Junrejo tidak hanya menjadi jalur lintas, tapi juga memiliki banyak destinasi dan sentra UMKM yang potensial. Namun kemacetan berkepanjangan kerap membuat wisatawan enggan mengeksplorasi wilayah ini lebih dalam.

Wakil Ketua II DPRD Kota Batu Ludi Tanarto pada Kamis (10/4/2025) menilai hal ini sebagai momentum evaluasi penting.

Menurutnya, pemerataan pembangunan infrastruktur wisata di seluruh kecamatan, termasuk Junrejo, bisa menjadi solusi strategis mengurai kepadatan arus lalu lintas saat peak season seperti Lebaran.

“Kalau infrastruktur wisata dibangun merata, maka distribusi kunjungan wisatawan akan lebih seimbang. Tidak hanya menumpuk di pusat Kota Batu atau Bumiaji, tapi juga menyebar ke Junrejo,” ujarnya

Ludi menekankan, kemacetan yang berulang tiap musim liburan menunjukkan pentingnya membangun sistem pariwisata yang berkelanjutan dan inklusif. Selain akses jalan, fasilitas parkir, transportasi penunjang, dan konektivitas antar-wilayah juga perlu dibenahi.

Di sisi lain, Junrejo juga dikenal sebagai sentra UMKM yang produktif di Kota Batu. Sayangnya, potensi ini belum optimal mendulang manfaat ekonomi dari pariwisata karena kurangnya persebaran wisatawan.

“Kalau akses dan fasilitasnya memadai, wisatawan bisa menikmati wisata dan sekaligus berbelanja produk UMKM. Ini akan mendongkrak perekonomian lokal,” tambah politisi PKS tersebut.

Lebih lanjut, Ludi menyebut, pembangunan infrastruktur pariwisata telah masuk dalam daftar prioritas Musrenbang 2025 dan akan terus dikawal agar terealisasi melalui APBD.

Ia berharap, di tahun-tahun mendatang, kemacetan saat libur panjang bukan lagi masalah rutin di Junrejo.

“Pemerataan pembangunan ini bukan hanya soal mengurai kemacetan, tapi juga soal keadilan ekonomi. Semua wilayah harus merasakan manfaat dari status Kota Batu sebagai kota wisata,” pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow