Pelaku Usaha Pariwisata Gresik Didorong Lengkapi SLS dan SLHS
Pentingnya sertifikat SLS dan SLHS untuk menuju wisata sehat Kabupaten Gresik. Tujuan dalam pengurusan SLS dan SLHS tersebut untuk menjamin produk-produk makanan aman dikonsumsi wisatawan saat berkunjung ke Kabupaten Gresik.
GRESIK, SJP - Pelaku usaha pariwisata di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, didorong untuk melengkapi Sertifikat Laik Sehat (SLS) dan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) untuk mencapai wisata sehat.
Dorongan tersebut disampaikan dalam pembinaan dan pendampingan puluhan pelaku usaha oleh Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga (Disparekrafbudpora), Rabu (15/10/2025).
Kepala Disparekrafbudpora Saifudin Ghozali, mengatakan, Kabupaten Gresik memiliki potensi besar dalam sektor pariwisata. Adapun total kunjungan wisatanya mencapai 4,3 juta orang setiap tahun.
"Di dalam wisata sehat Kabupaten Gresik, saya kira semua sudah berproses. Tinggal beberapa yang mungkin melengkapi itu," kata dia.
Ghozali menyampaikan, selama acara pembinaan dan pendampingan ini tidak hanya dihadiri oleh pengelola destinasi wisata.
Namun, sejumlah elemen-elemen wisata lainnya seperti jasa boga, rumah makan, restoran, atau penjamu pangan juga turut mendapat pembinaan dan pendampingan menuju wisata sehat Kabupaten Gresik.
Sementara itu, pemateri dari Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, Anik Luthfiyah, menyampaikan pentingnya sertifikat SLS dan SLHS untuk menuju wisata sehat.
Ia menyebut, tujuan dalam pengurusan SLS dan SLHS tersebut untuk menjamin produk-produk makanan aman dikonsumsi wisatawan saat berkunjung ke Kabupaten Gresik.
Adapun yang belum melengkapi sertifikasi SLS dan SLHS belum ada separuh dari total keseluruhan pelaku usaha pariwisata.
"Belum mencapai yang diharap," pungkasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

