Menara Masjid Bersejarah Tambakberas Jombang Siap Sambut Muktamar Nu Ke-35
Panitia memilih menara masjid Jami sebagai ikon resmi Muktamar NU ke-35 karena syarat makna dan sejarah.
JOMBANG, SJP - Menara Masjid Jami di kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Desa Tambakrejo, Kabupaten Jombang siap menyambut gelaran Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35.
Bangunan menara berbentuk melingkar yang menyatu dengan bangunan masjid, telah lama menjadi simbol perjuangan santri dan ulama dalam melawan kolonialisme. Untuk itu, panitia memilih menara masjid Jami sebagai ikon resmi Muktamar NU ke-35 karena syarat makna dan sejarah.
Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq menyebut bangunan menara masjid Jami merupakan satu diantara bangunan tertua di lingkungan pesantren yang tetap mempertahankan keasliannya.
"Menara ini dibangun pada masa sebelum Indonesia merdeka. Bentuknya yang melingkar menggambarkan persatuan, bahwa dalam kondisi apa pun kita harus tetap bahu-membahu menghadapi berbagai tantangan," ucap Gus Rozaq, Jumat (24/7/2026).
Bentuk desain menara yang menjulang tinggi memiliki makna semangat perjuangan gigih rakyat Indonesia melawan penjajah. Makna tersebut diharapkan bisa menyalurkan energi bagi warga nahdliyin dalam pelaksanaan Muktamar nantinya.
Untuk itu, Gus Rozaq menyampaikan langkah Renovasi untuk menyambut Muktamar NU ke-35 dilakukan. Bukan mengubah struktur bangunan, melainkan pengecatan ulang menggunakan dominasi warna putih dan sentuhan emas, menyesuaikan gambaran identitas visual Muktamar.
"Bangunan ini sebenarnya tidak pernah direnovasi. Kali ini hanya dipercantik dengan pengecatan ulang agar selaras dengan tema dan logo Muktamar," katanya.
Di sisi lain, persiapan fisik berbagai venue Muktamar ditargetkan rampung pada akhir Juli. Penyelesaian itu dilakukan sebelum tim Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), melakukan peninjauan terhadap lokasi-lokasi yang akan digunakan selama agenda lima tahunan tersebut.
Menurut Gus Rozaq, sejumlah pekerjaan yang masih menjadi prioritas meliputi pengurukan lahan untuk area bazar dan parkir, serta penambahan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK). (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

