Foto Satwa KBS Kurus Akibat Korupsi, Pengelola Sebut Gambar Lama
Foto-foto yang beredar disebut kondisi satwa bertahun-tahun lalu sebelum KBS diambil alih oleh Pemerintah Kota Surabaya.
SURABAYA, SJP–Pengelola Kebun Binatang Surabaya (KBS) angkat bicara menanggapi viralnya foto-foto hewan kurus di media sosial. Pihak KBS memastikan bahwa foto singa, gajah, hingga unta yang tampak tak terawat itu adalah gambar stok lama, bukan kondisi riil saat ini.
Isu satwa kelaparan ini muncul dan dikait-kaitkan publik setelah mantan Direktur Utama KBS periode 2016–2024, Choirul Anwar, terjerat kasus hukum.
Choirul resmi ditahan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur karena diduga terlibat korupsi pengadaan pakan hewan fiktif.
Namun, Kepala Seksi Humas KBS, Lintang Ratri, membantah keras anggapan bahwa kesehatan hewan-hewan di KBS terbengkalai akibat kasus tersebut.
Ia menyebut, foto-foto yang beredar adalah kondisi satwa bertahun-tahun lalu sebelum KBS diambil alih oleh Pemerintah Kota Surabaya.
"Gambar itu bukan kondisi sekarang. Bisa dilihat langsung ke kandangnya masing-masing bahwa kondisi satwa yang dikatakan kurus dan tidak terawat justru sehat semua. Mengenai pakan yang kita berikan, itu sesuai dengan kebutuhan satwa masing-masing karena setiap satwa memiliki karakter berbeda," kata Lintang, Sabtu (25/7/2026).
Ia juga menambahkan, terbongkarnya kasus korupsi mantan dirut sama sekali tidak memengaruhi operasional maupun tingkat kunjungan wisatawan ke KBS. Masyarakat dipastikan masih percaya pada pengelolaan KBS saat ini.
"Kalau imbas ke pengunjung tidak ada. Bisa dilihat juga jumlah pengunjung yang masih sama banyaknya. Ini artinya kepercayaan masyarakat masih ada dan semoga masyarakat selalu percaya dengan manajemen yang saat ini. Kami juga akan melakukan yang terbaik untuk KBS," kata Lintang.
Sementara itu, kasus korupsi pakan fiktif yang melibatkan Choirul Anwar sendiri masih terus bergulir.
Penyidik Pidana Khusus Kejati Jatim masih melakukan pendalaman dan tidak menutup kemungkinan akan menetapkan tersangka baru dalam waktu dekat. (**)
Sumber: Beritasatu.com
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

