Pelaku Eksibisionisme dan Pelecehan di Blitar Ditangkap, Diduga Alami Gangguan Kejiwaan

Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Udanawu berhasil menangkap seorang pemuda berinisial SR, warga setempat, setelah berulang kali melakukan tindakan tidak senonoh di jalan raya wilayah kecamatan tersebut.

28 Nov 2025 - 14:00
Pelaku Eksibisionisme dan Pelecehan di Blitar Ditangkap, Diduga Alami Gangguan Kejiwaan
Pelaku eksibisionis meresahkan kaum perempuan di jalan raya wilayah Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar diamankan dan dibawa ke RSJ Lawang, Malang. (Foto:dok/Istimewa)

BLITAR, SJP– Aksi eksibisionisme dan pelecehan seksual yang meresahkan warga dan pelajar perempuan di Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, akhirnya terhenti.

Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Udanawu berhasil menangkap seorang pemuda berinisial SR, warga setempat, setelah berulang kali melakukan tindakan tidak senonoh di jalan raya wilayah kecamatan tersebut.

SR diketahui sering beraksi pada sore hari, terutama saat jam pulang sekolah. Dengan mengendarai sepeda motor, pelaku mempertontonkan alat vitalnya kepada para pelajar dan perempuan yang melintas. Dalam beberapa kejadian, SR bahkan nekat melakukan tindakan pelecehan seksual berupa 'begal payudara'.

Kapolsek Udanawu, Polres Blitar Kota, AKP Ahmad Rochan, membenarkan bahwa tindakan pelaku telah menimbulkan keresahan dan ketakutan di kalangan pelajar, khususnya di SMKN 1 Udanawu dan MA Ma'arif Udanawu.

"Pelaku sering melakukan aksinya ini sekitar pukul 15.00 hingga 16.00 WIB, saat para pelajar pulang sekolah. Dia mengendarai sepeda motor sambil mempertontonkan alat vitalnya. Warga, terutama adik-adik pelajar, merasa ketakutan," kata AKP Rochan, Jumat (28/11).

Menindaklanjuti laporan masyarakat, petugas Polsek Udanawu segera melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan SR. Pelaku kemudian dibawa ke Polsek Udanawu untuk pemeriksaan lebih lanjut, didampingi oleh pihak keluarga dan perangkat desa.

Berdasarkan pemeriksaan awal, SR diduga mengalami gangguan eksibisionisme dan disebut kerap berperilaku tidak terkendali yang meresahkan masyarakat.

Mengingat dugaan tersebut, AKP Rochan menjelaskan bahwa penanganan terhadap pelaku akan difokuskan pada aspek kesehatan mental. 

"Selanjutnya, pelaku didampingi pihak keluarga dibawa ke RSJ Lawang untuk pemeriksaan dan pengobatan kejiwaan," jelasnya.

Dengan ditangkap dan ditanganinya pelaku, AKP Rochan berharap masyarakat, khususnya pelajar perempuan yang selama ini menjadi sasaran, dapat kembali beraktivitas tanpa rasa takut dan terganggu. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow