Perdana di Nganjuk, Wedding Festival 3 Sukses Sedot Perhatian Jawa Timur

Kehadiran puluhan perias dan pengurus DPC Katalia dari seluruh Jawa Timur memberikan dorongan positif bagi ekosistem ekonomi kreatif dan pariwisata daerah.

21 Jul 2026 - 15:38
Perdana di Nganjuk, Wedding Festival 3 Sukses Sedot Perhatian Jawa Timur
Pembukaan seni tari tradisional diacara Festival Wedding III di Lantai 2 Dinas Disporabudpar Nganjuk (Foto: Kuswanto/SJP)

NGANJUK, SJP - Catatan sejarah baru terukir bagi industri kreatif dan seni tata rias di Kabupaten Nganjuk. Untuk pertama kalinya, ajang bertajuk Wedding Festival 3 sukses diselenggarakan di Kota Angin berkat kolaborasi Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Nganjuk bersama DPD Katalia Jawa Timur.

Acara yang berlangsung meriah ini tidak hanya memikat perhatian masyarakat lokal, tetapi juga menjadi momentum istimewa. Pasalnya, perhelatan ini dikemas sebagai wadah silaturahmi akbar seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Katalia se-Jawa Timur, berdampingan dengan kompetisi tata rias pengantin yang diikuti puluhan peserta dari berbagai kabupaten dan kota.

Kepala Disporabudpar Kabupaten Nganjuk, Gunawan Widagdo, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dipercayakannya Nganjuk sebagai tuan rumah perhelatan akbar ini.

Menurutnya, kehadiran puluhan perias dan pengurus DPC Katalia dari seluruh Jawa Timur memberikan dorongan positif bagi ekosistem ekonomi kreatif dan pariwisata daerah.

Dalam sambutannya, Kadisporabudpar Gunawan Widagdo menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, organisasi profesi, dan pelaku usaha.

"Kami sangat menyambut baik dan mengapresiasi atas terselenggaranya Wedding Festival 3 di Kabupaten Nganjuk. Ini adalah momen bersejarah sekaligus momentum penting untuk membangkitkan subsektor ekonomi kreatif, khususnya jasa pernikahan dan tata busana di daerah kita," ujar Gunawan.

Ia juga menitipkan pesan khusus kepada seluruh peserta dan perias pengantin yang hadir.

"Pesan saya, jadikan ajang ini bukan sekadar ajang kompetisi untuk meraih juara, tetapi juga wadah menimba ilmu, mengasah kompetensi, serta mempererat silaturahmi. Saya berharap para perias terus berinovasi tanpa melupakan akar budaya lokal, sehingga MUA dan vendor lokal Nganjuk mampu naik kelas dan bersaing di tingkat nasional," tambahnya.

Terpisah, Ketua Panitia Pelaksana DPD Katalia Jawa Timur, Arif Anshori, menegaskan bahwa pemilihan Nganjuk sebagai tuan rumah kali ini memberikan warna baru dan energi positif bagi jaringan perias di Jawa Timur.

"Ini menjadi momen yang sangat membanggakan karena untuk pertama kalinya Wedding Festival berskala besar bisa hadir di Kabupaten Nganjuk. Lebih dari sekadar pameran dan lomba, ajang ini menjadi ajang anjangsana seluruh DPC Katalia se-Jawa Timur untuk saling bertukar wawasan, mempererat kebersamaan, sekaligus mengangkat potensi perias lokal Nganjuk agar semakin dikenal luas," ungkap Ketua Panitia DPD Katalia Jawa Timur, Selasa (21/7/2026).

Arif menambahkan, kehadiran perwakilan DPC Katalia dari berbagai daerah di Jawa Timur menjadi bukti solidnya sinergi para perias pengantin (*Make Up Artist*/MUA) dalam melestarikan seni tradisi sekaligus mengikuti perkembangan tren rias modern.

"Langkah terobosan ini mendapat apresiasi tinggi dari Disporabudpar Kabupaten Nganjuk. Kehadiran puluhan peserta lomba dan rombongan DPC Katalia dari seluruh Jawa Timur dinilai memberikan dampak signifikan bagi pergerakan ekonomi kreatif, pariwisata, dan industri jasa pernikahan (wedding organizer) setempat," kata pria asal Lamongan tersebut.

Menurut Arif, langkah kolaboratif antara DPD Katalia Jatim dan pemerintah daerah ini mendapat apresiasi positif dari Disporabudpar. Kehadiran peserta dari berbagai penjuru daerah terbukti memberi dampak ganda (multiplier effect), tidak hanya bagi subsektor fashion dan kriya, tetapi juga memperkuat jejaring bisnis jasa pernikahan di Jawa Timur.

"Melalui suksesnya Wedding Festival 3, Disporabudpar dan DPD Katalia Jatim berkomitmen untuk terus menjadikan agenda ini sebagai wadah tahunan yang makin inklusif, inovatif, dan mampu mengangkat potensi seni budaya daerah ke panggung yang lebih luas," ungkapnya.

Rangkaian Wedding Festival 3 di Nganjuk ini disemarakkan oleh kompetisi tata rias, peragaan busana pengantin, hingga pameran vendor. Suksesnya perhelatan perdana ini diharapkan dapat menjadikan Nganjuk sebagai salah satu pusat destinasi kegiatan seni dan budaya yang diperhitungkan di Jawa Timur. (*)

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow