Pasar Ikan Air Tawar Bulak Keting Jadi Destinasi Berburu Menu Buka Puasa

Fenomena tersebut terpantau terutama pada sore hari saat masyarakat melakukan aktivitas ngabuburit menjelang waktu berbuka puasa.

07 Mar 2026 - 15:30
Pasar Ikan Air Tawar Bulak Keting Jadi Destinasi Berburu Menu Buka Puasa
Suasana pedagang ikan air tawar pasar sore Desa keting Kecamatan Jombang, KabupatenJember, Jawa Timur. (Ulum/SJP)

JEMBER, SJP– Memasuki hari ke-15 Ramadan, volume kendaraan di jalan raya dan aktivitas di sejumlah pusat perbelanjaan mengalami peningkatan signifikan.

Fenomena tersebut terpantau terutama pada sore hari saat masyarakat melakukan aktivitas ngabuburit menjelang waktu berbuka puasa.

Salah satu lokasi favorit yang kerap didatangi masyarakat Jember maupun luar kabupaten saat Ramadan adalah pasar ikan air tawar Bulak Keting.

Pasar yang terletak di Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember ini menjadi tujuan utama perburuan ikan segar. Pasar yang telah beroperasi selama puluhan tahun di pinggir jalan raya provinsi ini terpantau ramai pembeli, khususnya sejak siang hingga sore hari.

Berbagai komoditas ikan air tawar tersedia di sini, mulai dari lele, wader, nila, hingga gurami. Mengenai harga terkini, ikan gurami menyentuh angka Rp38.000 per kilogram, sementara ikan nila berkisar di angka Rp33.000 per kilogram. Adapun untuk ikan lele, harga cenderung stabil pada kisaran Rp23.000 hingga Rp25.000 per kilogram.

Meski demikian, sejumlah pedagang mengeluhkan adanya penurunan daya beli masyarakat pada tahun ini dibandingkan dengan periode Ramadan tahun lalu.

Hal tersebut diungkapkan oleh Bonali (67), salah satu pedagang asal Dusun Kedunglangkap, Desa Kraton, Kecamatan Kencong.

Ia mengakui adanya kenaikan harga ikan, terutama jenis gurami, yang dibarengi dengan penurunan jumlah pembeli.

"Hampir semua ikan air tawar naik mas, kalau puasa gini pasti ada kenaikan. Itu juga kadang mengikuti harga pokok sembako, dan pembeli agak sepi tahun ini dibanding tahun kemarin," kata Bonali saat ditemui di lokasi pasar ikan Bulak Keting, Sabtu (7/3/2026).

Saat ditanya mengenai waktu puncak kunjungan pembeli selama bulan Ramadan, Bonali menjelaskan bahwa keramaian biasanya terjadi menjelang petang.

"Biasanya jam tiga sore mulai ramai mas, hingga hampir jam lima. Untuk pembeli berasal dari berbagai daerah, karena di sini jalan raya provinsi, jadi mereka mampir membeli ikan segar untuk berbuka puasa di rumah," jelasnya.

Di sisi lain, seorang pembeli asal Kabupaten Lumajang, Siti Aisyah, mengungkapkan alasannya memilih bertransaksi di pasar tersebut.

"Ini sudah jadi langganan mas setiap saya mau pulang ke Lumajang, karena saya bekerja di Jember. Di sini ikannya masih segar dan hidup. Mengapa saya suka beli ikan di sini, selain itu tempatnya juga enak, di pinggir jalan raya dan dekat persawahan, sejuk buat mata dan juga ngabuburit," pungkasnya. (*)

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow