SPPG Penyuplai MBG di Bondowoso Wajib Gunakan Bahan Baku Lokal

Satgas MBG dan seluruh SPPG di Bondowoso mulai memetakan potensi bahan lokal yang bisa diserap untuk menyuplai MBG. Jika tidak menggunakan bahan baku lokal, maka ada sanki tegas bagi SPPG dari Badan Gizi Nasional (BGN), yaitu suspend.

07 Mar 2026 - 17:21
SPPG Penyuplai MBG di Bondowoso Wajib Gunakan Bahan Baku Lokal
Rakor Satgas MBG yang dipimpin oleh Wabup Bondowoso, As'ad Yahya Syafi'i bersama seluruh kepala dan Mitra SPPG di Wisma Wabup (Foto : Rizqi/SJP)

BONDOWOSO, SJP – Satuan Tugas (Satgas) makan bergizi gratis (MBG) Kabupaten Bondowoso, menekankan agar seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang ada di Bumi Ki Ronggo, bisa menggunakan bahan baku lokal.

Hal itu dikatakan oleh Ketua Satgas MBG, Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Syafi’i, usai bertemu dan bersilaturahmi dengan seluruh Kepala SPPG dan mitra, di Wisma Wabup, Jalan Ahmad Yani, Sabtu (7/3/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Satgas MBG membahas berbagai hal strategis, terutama terkait upaya optimalisasi ketersediaan bahan baku di daerah agar manfaat ekonomi dari program yang dijalankan benar-benar dirasakan masyarakat.

“Pertama, kami ingin membangun sinergitas yang baik antara Satgas dengan mitra serta pihak Korwil. Di dalamnya kami membahas banyak hal, termasuk bagaimana ketersediaan bahan baku bisa dioptimalkan dari kabupaten sendiri,” ujarnya.

Ia menjelaskan, optimalisasi bahan baku lokal diharapkan mampu menciptakan dampak ekonomi sirkuler bagi masyarakat.

“Sehingga dampak ekonomi sirkulernya betul-betul bisa dirasakan oleh masyarakat. Itu yang sangat ingin kami lakukan agar masyarakat mendapatkan manfaat langsung dari program ini,” katanya.

Selain itu, langkah tersebut juga diharapkan mampu menekan potensi inflasi di daerah.

“Nantinya, kita perlu memetakan kebutuhan bahan baku dari masing-masing SPPG. Nanti bisa dilihat kecamatan mana yang memiliki potensi untuk menyuplai bahan baku. Selama masih bisa dipenuhi dari Bondowoso, kita upayakan dari daerah sendiri,” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Bondowoso, Mila Afriana Agustina mengaskan, keberadaan SPPG juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat melalui penggunaan bahan pangan lokal.

Mila tegas mengatakan, mitra SPPG diwajibkan menyerap bahan pangan lokal selama ketersediaan dan kualitasnya memenuhi standar.

“Sudah disampaikan oleh pimpinan kami bahwa mitra SPPG wajib mengambil bahan pangan lokal selama tersedia dan kualitasnya sesuai,” katanya.

Apabila kewajiban tersebut tidak dijalankan, maka mitra SPPG dapat dikenai sanksi dari BGN.

“Sanksinya bisa berupa penangguhan atau suspend,” pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow