Outbound Kebangsaan ala Situs Ndalem Pojok Kediri: Menyalakan Nasionalisme pada Generasi Muda

Program ini lahir dari keprihatinan atas hasil survei Setara Institute yang mencatat 83,3 persen pelajar SMA menganggap Pancasila bukan ideologi final. Angka tersebut dinilai sebagai tanda darurat nasionalisme yang perlu segera direspons dengan cara kreatif.

29 Oct 2025 - 09:08
Outbound Kebangsaan ala Situs Ndalem Pojok Kediri:  Menyalakan Nasionalisme pada Generasi Muda
Remaja belajar membatik di Situs nDalem Pojok. Upaya menciptakan cinta tanah air. (foto: Dokumentasi Situs nDalem Pojok)

KEDIRI, SJP – Di tengah keprihatinan menurunnya semangat kebangsaan di kalangan generasi muda, Situs Persada Soekarno Ndalem Pojok, Kediri, menghadirkan cara baru menanamkan nilai nasionalisme lewat Outbound Kebangsaan ala Situs Ndalem Pojok.

Program ini resmi diluncurkan bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97, Selasa (28/10/2025), sebagai wujud nyata menjaga api nasionalisme yang mulai meredup.

“Anak muda sekarang butuh cara baru untuk mencintai bangsa. Di sini, kami memadukan nilai-nilai kebangsaan dengan kegiatan di alam terbuka agar mereka bisa merasakan persatuan, bukan sekadar menghafalnya,” ujar Kushartono, Ketua Harian Situs Persada Soekarno Kediri.

Berbeda dengan kegiatan outbound pada umumnya, Outbound Kebangsaan ala Ndalem Pojok tidak hanya berisi permainan dan tantangan fisik. Setiap aktivitas dirancang mengandung pesan kebangsaan dari gotong royong, solidaritas, hingga semangat perjuangan Bung Karno yang menjadi jiwa dari tempat bersejarah ini.

Program ini lahir dari keprihatinan atas hasil survei Setara Institute yang mencatat 83,3 persen pelajar SMA menganggap Pancasila bukan ideologi final. Angka tersebut dinilai sebagai tanda darurat nasionalisme yang perlu segera direspons dengan cara kreatif.

“Kalau tidak ada langkah konkret, nasionalisme hanya akan jadi slogan. Outbound Kebangsaan ini menjadi laboratorium kecil untuk membentuk karakter bangsa,” tegas Hendra Wijanarko, Panitia Tasyakuran Hari Sumpah Pemuda Situs Persada Soekarno.

Situs Persada Soekarno, yang selama ini dikenal sebagai ruang perenungan nilai-nilai kebangsaan dan tempat kelahiran ide-ide besar Bung Karno, kini memperluas perannya menjadi pusat edukasi karakter bangsa yang membumi.

“Pendidikan kebangsaan harus disesuaikan dengan zaman. Bahasa dan metodenya harus relevan bagi generasi milenial, Z, dan Alfa,” tambah Wawan Sugiraharjo dari Bakesbangpol Kabupaten Kediri.

Sebagai penutup, acara Tasyakuran Hari Sumpah Pemuda di Situs Ndalem Pojok ditutup dengan Doa Lintas Agama dan Deklarasi “Kembali Menjadi Bangsa Indonesia” — meneguhkan kembali pesan Sumpah Pemuda 1928 agar terus hidup dalam diri generasi penerus bangsa.

“Walau hanya setetes air, kami ingin langkah kecil ini menjadi titik awal kebangkitan nasionalisme di kalangan muda,” pungkas Kus. (**)

Editor : Danu S

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow