Mengenal ‘Bunga Si Mantap’, BUMD Inisiasi DKP Kabupaten Malang untuk Wujudkan Kemandirian Pangan

Program BUMD Pangan Strategis “Bunga Si Mantap” digagas DKP Kabupaten Malang untuk memperkuat kemandirian pangan juga menstabilkan harga hasil pertanian lokal.

29 Oct 2025 - 08:05
Mengenal ‘Bunga Si Mantap’, BUMD Inisiasi DKP Kabupaten Malang untuk Wujudkan Kemandirian Pangan
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang, Mahila Surya Dewi, S.Sos., M.Si., saat memberikan keterangan mengenai program BUMD pangan strategis, baru-baru ini (Foto : Dok. Mahila for SJP)

MALANG, SJP — Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Malang menggagas pembentukan BUMD Pangan Strategis bernama “Bunga Si Mantap”, singkatan dari BUMD Pangan Strategis Menuju Ketahanan Pangan Kabupaten Malang yang Mantap. Program ini menjadi bagian dari perubahan strategis menuju penguatan ketahanan pangan dan kemandirian daerah.

Kepala DKP Kabupaten Malang, Mahila Surya Dewi,  menjelaskan, Kabupaten Malang memiliki potensi besar dalam sektor pangan, baik dari hasil pertanian, peternakan, maupun perikanan.

“Sebagaimana kita ketahui, Kabupaten Malang ini penghasil potensi strategis pangan. Saat ini ada program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, BUMDesma, hingga Kios Pangan. Rata-rata pemasoknya berasal dari PD Tunas, dan komoditas yang dijual hampir seluruhnya juga dari Kabupaten Malang,” ujar Mahila kepada media ini, Rabu (29/10/2025).

Menurutnya, dengan adanya BUMD pangan sendiri, rantai distribusi dari petani dan peternak bisa lebih efisien karena tidak lagi bergantung pada perantara. Dengan begitu, harga di tingkat konsumen bisa ditekan tanpa merugikan pelaku usaha lokal.

“Itu otomatis kalau kita nanti punya BUMD pangan sendiri, bisa memotong rantai distribusi dari petani dan peternak. Jadi diharapkan nanti stabilitas harga juga bisa kita tekan,” lanjutnya.

Mahila menjelaskan, fungsi utama Bunga Si Mantap adalah menjaga stabilitas harga, menjamin ketersediaan pasokan pangan, serta menyerap hasil produksi lokal. Keberadaan BUMD ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku usaha kecil, sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

BUMD pangan tersebut juga akan berperan sebagai penyedia bahan pangan strategis, pengendali inflasi daerah, dan pendorong tumbuhnya industri pengolahan berbasis hasil pertanian.

“BUMD ini adalah satu badan usaha milik daerah yang memang dirancang untuk menjaga stabilitas dan keberlanjutan pangan kita. Kabupaten Malang harus punya satu BUMD yang betul-betul bergerak di sektor pangan strategis,” kata Mahila.

Selain menjaga harga dan pasokan, keberadaan Bunga Si Mantap juga diharapkan berkontribusi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), memperkuat daya beli masyarakat, dan menciptakan lapangan kerja baru di sektor pangan.

Sejauh ini, DKP Kabupaten Malang telah melakukan berbagai langkah pendukung, mulai dari sosialisasi kepada penyedia bahan pangan strategis, pembentukan tim efektif pendirian BUMD, hingga pemetaan potensi pangan unggulan di sejumlah wilayah.

Mahila menegaskan bahwa pembentukan BUMD pangan strategis ini bukan sekadar proyek administratif, melainkan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Malang dalam menjaga ketahanan pangan daerah agar tetap kuat, stabil, dan mandiri. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow