Hafal 26 Juz, Siswi Malang Wakili Indonesia Dalam Festival Tahfidz Dubai

Siswi penghafal Al-Qur’an asal Pakis mendapat dukungan Pemkab Malang untuk tampil dalam kompetisi tahfidz bergengsi tingkat internasional di Dubai.

18 Feb 2026 - 17:59
Hafal 26 Juz, Siswi Malang Wakili Indonesia Dalam Festival Tahfidz Dubai
Bupati Malang mendampingi siswi penghafal 26 juz saat pelepasan menuju Festival Tahfidz Internasional di Dubai, dalam sesi wawancara di Ponpes Daarul Ukhuwwah. (Foto : Hafid/SJP).

MALANG, SJP — Prestasi membanggakan lahir dari Kabupaten Malang. Seorang siswi penghafal 26 juz Al-Qur’an dipercaya mewakili Indonesia dalam ajang Festival Tahfidzul Qur’an Internasional yang digelar di Dubai.

Siswi tersebut adalah Aisyah Ar-Rumy, santri kelas 4 setara SD di Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah. Ia dijadwalkan mengikuti kompetisi hafalan Al-Qur’an tingkat internasional selama tujuh hari.

Keberangkatan Aisyah dilepas langsung oleh Bupati Malang, HM Sanusi, pada Rabu (18/2/2026) di Kecamatan Pakis. 

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Malang memberikan dukungan tambahan berupa uang saku sebesar Rp30 juta.

“Kita dukung untuk uang sakunya. Semua akomodasi sudah ditanggung panitia dari Dubai, jadi ini bentuk dukungan dan kebanggaan kami,” ujar Sanusi, di sela agenda, Rabu (18/2/2025).

Ia menegaskan, Pemkab Malang berkomitmen mendukung putra-putri daerah yang berprestasi hingga level internasional, baik dalam bidang akademik serta non-akademik.

Menurutnya, pembinaan karakter dan keagamaan juga terus diperkuat melalui program “Sekolah Plus Ngaji” yang diterapkan melalui SK Bupati. Dalam program tersebut, siswa dibiasakan membaca kitab suci Alquran sebelum memulai pelajaran.

“Harapannya akan lahir lebih banyak generasi Qurani dari Kabupaten Malang. Anak-anak berprestasi seperti ini wajib kita dukung,” ucapnya.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah, Muhammad Ajir Abdi Munip, menjelaskan bahwa Aisyah menjadi satu-satunya wakil dari Indonesia dalam ajang tersebut. Ia lolos setelah mengikuti proses seleksi secara daring.

“Dia mendaftar dan mengikuti tes online. Dari hasil itu dinyatakan lolos,” ujarnya.

Sementara Aisyah telah menghafal 26 juz dan menargetkan menyelesaikan 30 juz. Untuk menjaga hafalannya, ia rutin melakukan murajaah tiga hingga lima juz setiap hari.

“Senang sekali bisa mewakili Indonesia dan dapat dukungan dari Bapak Bupati. Sehari biasanya murajaah tiga sampai lima juz,” tutur Aisyah. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow