Ops Lilin Semeru 2025 di Tulungagung Berakhir, Angka Laka Lantas Naik 40 Persen

Selama 14 hari Ops Lilin Semeru, lima orang dilaporkan meninggal dunia, sementara korban luka berat nihil. Adapun korban luka ringan tercatat sebanyak 59 orang. Kerugian materiil akibat kecelakaan mencapai Rp37,3 juta.

05 Jan 2026 - 23:35
Ops Lilin Semeru 2025 di Tulungagung Berakhir, Angka Laka Lantas Naik 40 Persen
Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Muhammad Taufik Nabila. (Beny/SJP)

TULUNGAGUNG, SJP - Operasi Lilin Semeru 2025-2026 yang digelar Polres Tulungagung resmi berakhir pada 2 Januari 2026. Selama 14 hari pelaksanaan, terhitung sejak 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, Satlantas Polres Tulungagung mencatat adanya peningkatan signifikan jumlah kecelakaan lalu lintas dibandingkan tahun sebelumnya.

Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Muhammad Taufik Nabila, menyampaikan bahwa selama Operasi Lilin Semeru 2025 terjadi 39 peristiwa kecelakaan lalu lintas.

“Hasil Operasi Lilin Semeru 2025–2026 yang kemarin resmi berakhir pada tanggal 2 Januari 2026, dapat kami sampaikan bahwa selama operasi tersebut terjadi 39 kejadian kecelakaan lalu lintas,” ujar AKP M. Taufik Nabila, Senin (5/1/2026).

Dari jumlah tersebut, lima orang dilaporkan meninggal dunia, sementara korban luka berat nihil. Adapun korban luka ringan tercatat sebanyak 59 orang. Kerugian materiil akibat kecelakaan mencapai Rp37,3 juta.

Jika dibandingkan dengan Operasi Lilin Semeru 2024, angka tersebut mengalami peningkatan cukup signifikan. Pada tahun 2024, tercatat 22 kejadian kecelakaan tanpa korban meninggal dunia, dengan 35 korban luka ringan dan kerugian materiil sebesar Rp22,8 juta.

“Memang jika dibandingkan tahun 2024, tahun 2025 ini kita mengalami peningkatan sekitar 40 persen untuk jumlah kecelakaan, dan untuk korban meninggal dunia naik menjadi lima orang,” jelasnya.

Meski angka kecelakaan meningkat, AKP Taufik menegaskan bahwa jajaran Satlantas Polres Tulungagung telah memaksimalkan berbagai upaya preemtif dan preventif selama operasi berlangsung.

Pada Operasi Lilin Semeru 2025, kegiatan preemtif tercatat sebanyak 18.705 kegiatan, meningkat tajam dibandingkan tahun 2024 yang hanya 8.023 kegiatan. Kegiatan pembinaan dan penyuluhan (binluh) juga mengalami peningkatan dari nihil pada 2024 menjadi 4.233 kegiatan pada 2025.

Selain itu, kegiatan penyuluhan langsung kepada masyarakat mencapai 6.479 kegiatan, naik dari 3.685 kegiatan pada tahun sebelumnya. Penyebaran dan pemasangan pamflet serta media imbauan keselamatan juga meningkat dari 4.338 menjadi 7.993 kegiatan. Sementara kegiatan preventif tercatat sebanyak 7.281 kegiatan, meningkat dari 5.706 pada tahun 2024.

“Untuk kegiatan-kegiatan preemtif dan preventif, tahun ini kami tingkatkan secara signifikan. Mulai dari binluh, penyuluhan, hingga penyebaran pamflet dan kegiatan preventif lainnya,” terang AKP Taufik.

AKP Taufik juga menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan Operasi Lilin Semeru di wilayah Tulungagung berjalan lancar. Kepadatan arus lalu lintas hanya terjadi pada momen tertentu, khususnya di Jalur Lintas Selatan (JLS).

“Selama 14 hari operasi, alhamdulillah berjalan lancar. Kepadatan hanya terjadi di jalur selatan atau JLS pada tanggal 1 Januari 2026, sekitar pukul 15.30 hingga 19.00 WIB,” ungkapnya.

Menurutnya, kepadatan tersebut sudah diprediksi sebelumnya berdasarkan pengalaman dan analisis tahun-tahun sebelumnya. Setelah tanggal 1 Januari, kondisi lalu lintas kembali landai tanpa kepadatan berarti.

“Tanggal 2, 3, dan 4 Januari sudah landai, tidak ada kepadatan. Memang puncaknya hanya di tanggal 1,” tambahnya.

Namun demikian, pada saat puncak kepadatan tersebut, pihak kepolisian tidak dapat memberlakukan rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way).

“Kemarin kami tidak dapat melaksanakan one way karena terkendala hujan lebat. Kondisi jalan tidak memungkinkan untuk penerapan one way karena faktor cuaca,” pungkas AKP Taufik.

Satlantas Polres Tulungagung berharap evaluasi hasil Operasi Lilin Semeru 2025 ini dapat menjadi bahan perbaikan ke depan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih tertib dan berhati-hati dalam berlalu lintas. (**)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow