Operasi Lilin Semeru 2025 Tekan Kecelakaan di Bondowoso, Korban dan Kerugian Materiil Menurun

Satlantas Polres Bondowoso mencatat penurunan kecelakaan lalu lintas sebesar 43,98 persen selama Operasi Lilin 2025, disertai penurunan korban meninggal dan kerugian materiil.

19 Dec 2025 - 23:03
Operasi Lilin Semeru 2025 Tekan Kecelakaan di Bondowoso, Korban dan Kerugian Materiil Menurun
Kapolres bersama Dandim 0822 Bondowoso saat mengecek kesiapan personil dalam menghadapi operasi lilin semeru

BONDOWOSO, SJP - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bondowoso mencatat penurunan signifikan angka kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2025. Berdasarkan data perbandingan tahun 2024 dan 2025, jumlah kecelakaan turun hingga 43,98 persen.

Data tersebut disampaikan dalam press conference di Mapolres Bondowoso, Jumat (19/12/2025).

Kapolres Bondowoso AKBP Harto Agung Cahyono menjelaskan, pada tahun 2025 tercatat 293 kejadian kecelakaan lalu lintas, menurun 230 kasus dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 523 kejadian. Penurunan juga terjadi pada jumlah korban meninggal dunia, dari 97 orang pada 2024 menjadi 74 orang pada 2025, atau turun 23,71 persen.

“Penurunan ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas,” ujarnya.

Sementara itu, jumlah korban luka berat pada 2025 tercatat satu orang, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang tidak terdapat korban luka berat. Namun, korban luka ringan mengalami penurunan cukup signifikan, dari 750 orang pada 2024 menjadi 491 orang pada 2025, atau turun 34,53 persen.

Dari sisi kerugian materiil, Satlantas Polres Bondowoso mencatat total kerugian akibat kecelakaan lalu lintas pada 2025 sebesar Rp201,2 juta. Angka tersebut menurun 11,66 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp227,75 juta, atau berkurang sekitar Rp26,55 juta.

Selain data kecelakaan, Polres Bondowoso juga merilis data penindakan pelanggaran lalu lintas.

"Sepanjang tahun 2025, penindakan melalui tilang tercatat sebanyak 2.033 perkara, meningkat 16,17 persen dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 1.750 perkara," ungkap Kapolres.

Sementara penindakan melalui teguran presisi mengalami peningkatan cukup tinggi, dari 5.436 perkara pada 2024 menjadi 8.000 perkara pada 2025, atau naik 47,17 persen.

"Secara keseluruhan, total penindakan pelanggaran lalu lintas pada 2025 mencapai 10.033 perkara, meningkat 39,62 persen dibandingkan tahun sebelumnya," ujarnya.

Dalam rangka penegakan hukum, Satlantas Polres Bondowoso juga memusnahkan barang bukti hasil penindakan pelanggaran lalu lintas.

"Barang bukti yang kami dimusnahkan antara lain 50 knalpot brong atau tidak sesuai spesifikasi serta 17 ban kecil yang tidak sesuai standar," tandasnya

Satlantas menilai, penurunan angka kecelakaan tersebut tidak lepas dari peningkatan kesadaran masyarakat, serta intensifikasi penegakan hukum dan edukasi lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Lilin 2025. (*)

Editor : Rizqi Ardian

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow