Pasca Diterjang Angin Kencang, Warga Blitar Harapkan Bantuan untuk Rumah Rusak

Warga Dusun Karangtanjung, Desa Sidodadi, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar berharap pemerintah membantu memperbaiki bangunan rumahnya yang rusak tertimpa pohon.

19 Dec 2025 - 22:14
Pasca Diterjang Angin Kencang, Warga Blitar Harapkan Bantuan untuk Rumah Rusak
Kondisi rumah warga tertimpa pohon usai diterjang angin kencang. (Foto:dok/Istimewa)

BLITAR, SJP - Bencana angin kencang yang terjadi di wilayah Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar pada Kamis (18/12/2025) sore mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan.

Salah satu rumah yang terdampak paling parah adalah milik Tiwi (40) yang berada di Dusun Karangtanjung, Desa Sidodadi, Garum.

Rumah tersebut rusak berat setelah tertimpa pohon besar yang roboh akibat terpaan angin kencang. Kerusakan terjadi pada bagian dapur dan ruang tamu, sehingga bangunan tidak layak untuk dihuni.

Tiwi mengaku berharap adanya bantuan dari pemerintah untuk memperbaiki rumahnya yang kini tidak bisa ditempati.

"Harapannya ada bantuan dari pemerintah, karena kondisi rumah sudah rusak parah dan tidak bisa digunakan," kata Tiwi, Jumat (19/12/2025).

Dia menjelaskan hujan deras disertai angin kencang terjadi di wilayah Garum pada Kamis (18/12/2025) pukul 16.00 WIB. Saat itu ia berada di kamar mandi, sementara anak bungsunya berusia 12 tahun berada di ruang depan rumah.

Suaminya, Jamaludin bersama anak sulungnya masih berada di luar rumah untuk bekerja.

"Anginnya kencang sekali, berputar-putar. Lalu, tiba-tiba pohon samping rumah roboh dan menimpa bangunan," terangnya.

Beruntung, Tiwi dan anaknya selamat dari peristiwa itu. Meskipun anaknya sempat tertimpa reruntuhan genteng, kondisinya tidak mengalami luka serius. Keduanya langsung menyelamatkan diri dan mengungsi ke rumah tetangga dan sampai saat ini untuk sementara waktu masih tinggal di rumah warga sekitar.

Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar Wahyudi mengatakan petugas gabungan dibantu masyarakat setempat telah melakukan kerja bakti untuk membersihkan material pohon tumbang dan puing-puing bangunan.

Terkait dengan peristiwa ini, pihaknya telah melakukan penanganan darurat dan hingga kini masih berkoordinasi dengan dinas terkait, termasuk Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, untuk langkah penanganan lanjutan rumah warga yang rusak.

"Total ada sembilan rumah warga yang terdampak angin kencang. Dari jumlah itu satu rumah mengalami kesukaran berat," imbuhnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow