Momentum Nataru, Omzet Usaha Parcel dan Buket di Kota Blitar Tembus Rp45 Juta
Momentum Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 memberikan keberkahan bagi pelaku usaha parcel dan buket di Kota Blitar. Pada momentum Nataru, pengusaha parcel dan buket di Kota Blitar omzetnya tembus Rp45 juta.
KOTA BLITAR, SJP - Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 menjadi momentum emas bagi pelaku usaha parcel dan buket di Kota Blitar.
Peningkatan permintaan terjadi signifikan seiring tradisi masyarakat yang saling berbagi hadiah pada momen akhir tahun.
Salah seorang pelaku usaha yang merasakan dampak positif tersebut adalah Merry Chandra Pristiawan (33). Produsen parcel dan buket yang beroperasi di Jalan Ciliwung, Kota Blitar itu mengaku kewalahan melayani pesanan yang terus berdatangan.
Di galeri sekaligus tempat produksinya, Merry terlihat sibuk menyelesaikan berbagai parcel dan buket bunga. Sejak pagi hingga siang hari, tangan Merry tak berhenti merangkai bunga menjadi buket.
Dengan keahlian yang dimiliknya, satu buket bunga bisa diselesaikan dalam waktu 30 menit. Merry juga menyelesaikan pesanan parcel dengan berbagai jenis isian.
"Momentum Nataru memang selalu ramai. Apalagi kemarin juga bertepatan dengan peringatan Hari Ibu, banyak pesanan buket bunga yang datang mendadak," ucapnya, Sabtu (27/12/2025).
Merry menjelaskan lonjakan pesanan di momen Nataru bisa mencapai tiga hingga empat kali lipat dibandingkan dengan hari biasanya. Jika pada bulan normal, pesanan berkisar belasan paket dan pada akhir tahun jumlahnya meningkat lebih dari 50 parcel dalam kurun waktu satu bulan.
"Kemarin saja untuk parcel sudah terkirim 45 paket ke pelanggan. Lainnya dalam proses finishing," jelasnya.
Selain parcel, permintaan buket bunga juga mengalami peningkatan signifikan. Jenis buket yang paling diminati pelanggan adalah buket bunga segar dan buket uang yang kerap dijadikan hadiah untuk keluarga maupun relasi.
Dalam menjalankan usahanya, Merry menawarkan parcel dengan harga mulai Rp100 ribu hingga Rp500 ribu per paketnya, tergantung dengan jenis dan isis parcel. Mulai dari makanan ringan, minuman, serta kombinasi keramik.
Sementara itu buket bunga dibanderol dengan harga mulai dari Rp35 ribu hingga Rp500 ribu.
"Sebagian besar pelanggan sudah memesan sejak satu bulan sebelum perayaan Nataru. Tapi ada juga yang memesan secara mendadak," kata dia.
Berkat meningkatnya permintaan tersebut, omzet usaha yang dirintis sejak tahun 2022 itu mengalami lonjakan tajam. Jika pada hari biasa pendapatan Merry berkisar Rp15 - Rp20 juta per bulan. Namun saat momentum Nataru, omzetnya mampu menembus Rp45 juta.
"Saya sudah menekuni usaha ini sejak tahun 2022 lalu dan kalau momentum Nataru, omzetnya selalu meningkat," pungkasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

