Medan Magnet di Jalur Kawah Ijen Via Bondowoso Mampu Menarik Mobil, Benarkah?
Jalan yang terlihat menanjak, mampu menggerakkan mobil dalam kondisi mesin mati dan persneling netral. Tempatnya, tepat di sebuah plang perbatasan Afdeling Plalangan dan Watu Capil. Silakan dicoba !
BONDOWOSO, SJP – Baru-baru ini, jagat raya diramaikan dengan postingan video di media sosial, yang merekam sebuah mobil bisa berjalan sendiri di ruas jalan menanjak di perbatasan Afdeling Plalangan dan Watu Capil, Desa Kalianyar, Kecamatan Ijen Kabupaten Bondowoso.
Santer diinformasikan sebelumnya, bahwa jalan menuju arah objek wisata Taman Wisata Alam Kawah Ijen via Bondowoso ini, mirip jabal magnet di Madinah. Karena, mampu membuat sebuah mobil dalam keadaan mati bisa berjalan sendiri.
Mendapat informasi tersebut, suarajatimpost.com coba mendatangi lokasi tersebut dan melihat secara langsung, apakah benar jalan yang di sisi kanan dan kiri dipenuhi pohon kopi itu, memiliki medan magnet.
Secara kasat mata, kondisi jalan di lokasi terlihat menanjak. Namun, yang menjadi aneh, mobil yang mesinnya mati dan dalam kondisi persneling netral, bisa melaju hingga kecepatan 10 Km per jam. Itupun, penumpang di dalam mobil berisi 7 orang dewasa.
Rasa tak percaya memang muncul, saat hal yang diluar nalar bisa terjadi. Bahkan, mobil juga bisa melaju dalam posisi mundur (di arah yang sama), di masing-masing ruas jalan (sisi kanan dan kiri) dengan kapasitas penumpang penuh.
Saat di lokasi, seorang warga asal Kecamatan Bondowoso menjajal langsung dengan menggunakan mobil miliknya. Daihatsu Terios yang ia tumpangi bersama 6 rekannya melaju tanpa hambatan. Rasanya seperti ada medan magnet yang menarik mobil miliknya.
“Awalnya saya penasaran saat menonton video di media sosial. Lalu saya coba sendiri, ternyata benar. Mobil saya yang isinya 7 orang bisa melaju. Padahal, posisi mesin mati dan persneling netral. Ini aneh bin ajaib,” kata Nanang Ervandi, Jumat (22/5/2025).
Tak percaya dengan sekali mencoba, pria yang karib disapa Nanang ini ternyata kembali mencoba dengan posisi mobil maju dan mundur (pada arah yang sama). Ternyata sama saja, dalam kondisi mundur mobil bergerak seakan ada yang menarik.
“Awalnya tidak percaya kalau hanya sekali mencoba. Bahkan, saya coba 7 kali bolak balik nyoba, hasilnya mobil tetap bisa bergerak sendiri, sejauh 100 meter,” katanya.
Hal yang sama juga dilakukan oleh Abror, warga Desa Kesemek Kecamatan Tenggarang Kabupaten Bondowoso. Sebagai sopir dirinya merasa heran, kenapa mobil yang ia kemudikan bisa berjalan dalam kondisi mesin mati dan persneling netral.
“Setelah saya coba, sepertinya jalan ini memiliki medan magnet sehingga mampu menarik benda. Buktinya, mobil yang kami bawa kami matikan mesinnya, tapi tetap bisa jalan,” tandasnya.
Ilusi Optik atau Medan Magnet ?
Menanggapi viralnya jalan yang diduga mengandung medan magnet di perbatasan Afdeling Plalangan dan Watu Capil Desa Kalianyar Kecamatan Ijen, Kepala Desa (Kades) setempat, Mohammad Fauzi memberikan tanggapan.
Kepada suarajatimpost.com, Kades yang nyentrik dengan gaya rambutnya yang gondrong ini, membenarkan bahwa jalanan tersebut viral, karena diduga mengandung magnetik. Namun, dirinya justru menduga itu bukanlah medan magnet, tapi karena ilusi optik.
"Memang lokasinya masuk Desa Kalianyar. Namun nampaknya itu hanya ilusi optik. Tapi masih perlu penelitian lebih lanjut, untuk memastikan itu benar medan magnet atau ilusi optik,” ungkapnya.
Dirinya juga mengirimkan video pembanding yang menjelaskan jika dilihat secara kasat mata jalan di lokasi itu jalanan tampak menanjak, namun aslinya menurun.
“Sebenarnya jalan menurun ke bawah. Tapi itu belum bisa dipastikan, karena sampai saat ini belum ada penelitian resmi. Kalau sekadar coba-coba sudah ada," tandasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

