Lansia di Tulungagung Ditemukan Meninggal di Dapur, Polisi Lakukan Penyelidikan
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, petugas menemukan adanya luka di leher korban.
TULUNGAGUNG, SJP - Seorang perempuan lanjut usia ditemukan meninggal dunia di dapur rumahnya di Desa Gedangsewu, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, Rabu (15/4/2026) pagi. Korban diketahui bernama Sukati (64), warga setempat.
Kapolsek Boyolangu, AKP Retno Pujiarsih, mengatakan, peristiwa ini pertama kali diketahui oleh menantu korban sekitar pukul 05.15 WIB. Saat itu, saksi hendak menuju kamar mandi dan melintasi dapur. Ia kemudian melihat korban sudah tergeletak di lantai dan tidak bergerak, sehingga segera memanggil anggota keluarga lainnya. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada polisi.
"Jadi belum sampai ke kamar mandi menantunya itu melihat ibu mertuanya itu sudah tergeletak bersimbah darah. Akhirnya dia memanggil suaminya, anaknya korban itu. Akhirnya karena ada luka-luka berdarah pihak keluarga menghubungi Polsek Boyolangu dan Polres Tulungagung," ujarnya.
Setelah menerima laporan, petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, petugas menemukan adanya luka pada tubuh korban. Namun demikian, polisi belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian.
"Dari kasatmata yang kami lihat bersama dengan Pamapta juga tim Inafis ada luka di leher," ungkapnya.
Sejumlah barang yang berada di sekitar lokasi turut diamankan untuk kepentingan penyelidikan. Sementara itu, jenazah korban dibawa ke RSUD dr. Iskak guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim medis.
Polisi juga mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi, termasuk anggota keluarga yang berada di rumah saat kejadian berlangsung.
"Untuk barang bukti yang diamankan, ada pisau, kemudian ada baju korban dan juga obat-obatan," jelasnya.
AKP Retno Puji, menambahkan berdasarkan informasi dari keluarga, korban sebelumnya sempat menjalani perawatan di rumah sakit karena sakit, sebelum kembali ke rumah beberapa hari lalu.
"Keterangan dari pihak keluarga yang bersangkutan hari Jumat kemarin opname di rumah sakit Bhayangkara 3 hari 4 boleh pulang indikasinya sakitnya sakit tipes," katanya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab kematian. Sampai dengan Rabu sore sekitar pukul 17.20 WIB, outopsi masih berlangsung di Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal RSUD dr Iskak Tulungagung. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

