Kuota Haji Kabupaten Malang Menyusut Drastis
Ratusan jemaah haji asal Malang batal berangkat tahun ini akibat pelunasan tidak maksimal serta mutasi daerah yang memengaruhi jumlah akhir keberangkatan
MALANG, SJP — Kuota jemaah haji Kabupaten Malang tahun 2026 tak terserap penuh. Dari total alokasi 2.231 jemaah, tersisa 1.639 orang yang dipastikan berangkat ke Tanah Suci tahun ini.
Kondisi ini dipengaruhi belum optimalnya pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) serta adanya mutasi jemaah antar daerah hingga batas akhir penetapan.
“Hingga tenggat pelunasan berakhir, tercatat 2.146 jemaah yang menyelesaikan pembayaran. Setelah dikalkulasi kembali dengan adanya mutasi keluar-masuk daerah, maka jumlah fix yang berangkat adalah 1.639 orang,” ujar Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang, Abdul Salam, Selasa (7/4/2026) disela agenda manasik Haji di Pendopo Agung Malang.
Sebelumnya, Kabupaten Malang memperoleh kuota sebanyak 2.231 jemaah yang terdiri dari 1.946 jemaah reguler dan 167 prioritas lansia. Selain itu, terdapat 954 jemaah cadangan yang masuk dalam daftar potensi keberangkatan.
Namun dalam perjalanannya, tak seluruh jemaah melakukan pelunasan. Sebagian lainnya juga tercatat melakukan mutasi ke luar daerah, sehingga memengaruhi komposisi akhir.
Akibatnya, terdapat selisih cukup besar antara kuota dengan realisasi keberangkatan tahun ini. Sejumlah jemaah yang sebelumnya berpeluang berangkat pun harus menunda keberangkatan mereka.
Sementara itu, jemaah yang telah dipastikan berangkat akan diberangkatkan secara bertahap melalui Kelompok Terbang (kloter) 14 hingga 18. Mereka dijadwalkan mulai masuk Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada 24–25 April 2026 sebelum diterbangkan ke Arab Saudi.
Pihak Kementerian Agama mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kondisi fisik serta memastikan kesiapan dokumen dan perlengkapan jelang keberangkatan. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

