Korban Bondet di Pasuruan Sempat Disembunyikan Keluarga, Diduga Terlibat Curanmor
Namun, awalnya saat itu Mustofa yang alami luka pergelangan tangan kanannya putus, serta sejumlah luka bakar di sekujur tubuhnya ternyata tak didapati di lokasi kejadian.
PASURUAN, SJP - Sesaat usai bondet meledak di rumah nenek dari Mustofa warga RT 6/ RW 3, Dusun Ngepoh, Desa/Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, suasana kawasan setempat langsung heboh.
Namun, awalnya saat itu Mustofa yang pergelangan tangan kanannya putus, dan menderita sejumlah luka bakar di sekujur tubuhnya, ternyata tak didapati di lokasi kejadian.
Rupanya, keberadaan Mustofa yang alami luka cukup parah itu sempat diamankan oleh keluarganya sendiri.
Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, ledakan terjadi saat Mustofa berada di rumah neneknya, Sundari.
“Sekitar pukul 03.30 WIB terdengar suara ledakan dari dalam rumah. Korban ditemukan tergeletak usai terkena ledakan bondet. Setelah itu, oleh ayahnya korban sempat dibawa ke sawah untuk disembunyikan,” ungkap Joko.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa saat ini polisi masih melakukan langkah-langkah penyelidikan di lokasi kejadian.
“Petugas gabungan bersama tim Brimob Polda Jatim masih melakukan penyisiran dan olah TKP untuk mengamankan sisa bahan peledak yang ada. Korban sendiri sudah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapat perawatan,” imbuhnya.
Polisi juga memastikan akan mendalami lebih jauh keterkaitan kasus ledakan ini dengan dugaan aktivitas korban sebagai DPO curanmor. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

