Konsistensi Kebijakan JKN Berbuah Apresiasi Nasional, Kota Batu Tembus Standar UHC

Penghargaan UHC Award 2026 Kategori Madya yang diraih Kota Batu menjadi penegasan bahwa kebijakan kesehatan yang konsisten, berpihak, dan berkelanjutan mampu menghasilkan perlindungan nyata bagi masyarakat.

28 Jan 2026 - 11:00
Konsistensi Kebijakan JKN Berbuah Apresiasi Nasional, Kota Batu Tembus Standar UHC
Kota Batu saat mendapatkan penghargaan UHC di Jakarta (Prokopim for SJP)

KOTA BATU, SJP – Konsistensi Pemerintah Kota Batu dalam memperkuat kebijakan jaminan kesehatan nasional kembali menuai pengakuan di tingkat nasional. Kota wisata ini berhasil meraih Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 Kategori Madya, setelah dinilai mampu menjaga keberlanjutan kepesertaan dan pembiayaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) secara stabil dan inklusif.

Wali Kota Batu Nurochman pada Rabu (28/1/2026) menegaskan Penghargaan tersebut diserahkan dalam ajang UHC Awards 2026 di Jakarta International Expo pada Selasa (27/1/2026) atas penilaian tidak hanya bertumpu pada tingginya cakupan kepesertaan, tetapi juga pada peran aktif pemerintah daerah dalam menopang pembiayaan jaminan kesehatan masyarakat.

"Berdasarkan data penilaian, kepesertaan Program JKN di Kota Batu telah melampaui 98 persen dari total penduduk, dengan tingkat keaktifan peserta di atas 80 persen. Lebih dari itu, komitmen fiskal Pemkot Batu tercermin dari kontribusi pembiayaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang mencapai lebih dari 38 persen dari total premi, melampaui ambang batas nasional sebesar 30 persen," urainya.

Berdasarkan hal tersebut, pria yang akrab disapa Cak Nur tersebut membeberkan bahwa capaian yang didapatkan merupakan hasil dari kebijakan yang sejak awal diarahkan untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam akses layanan kesehatan.

Menurutnya, penguatan jaminan kesehatan menjadi bagian tak terpisahkan dari pembangunan daerah yang berorientasi pada kualitas hidup masyarakat.

“UHC bukan sekadar angka kepesertaan. Yang kami jaga adalah keberlanjutan sistem dan kepastian layanan bagi warga, terutama kelompok rentan,” imbuhnya.

Terlebih Cak Nur juga membeberkan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa daerah dengan komitmen pembiayaan yang kuat seperti Kota Batu menunjukkan keseriusan dalam membangun sumber daya manusia. Ia menilai keberhasilan UHC harus diiringi dengan kualitas layanan yang terus ditingkatkan.

Sehingga penghargaan ini sekaligus menegaskan posisi Kota Batu sebagai salah satu daerah yang mampu mengelola jaminan kesehatan secara berimbang antara cakupan, keaktifan peserta, dan tanggung jawab anggaran, di tengah tantangan keberlanjutan sistem kesehatan nasional.

"Dengan cakupan kepesertaan yang hampir menyeluruh, tingkat keaktifan tinggi, serta komitmen pembiayaan daerah yang melampaui standar nasional, Kota Batu menunjukkan bahwa jaminan kesehatan bukan sekadar program administratif, melainkan fondasi strategis dalam menjaga kesejahteraan dan kualitas hidup warganya," tandasnya. (***)

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow