Komisariat REI Malang Raya Serah Terima Kepengurusan, Bangun Masa Depan Properti Indonesia
Periode 2024-2027, REI Komisariat Malang Raya rombak kepengurusan.
KOTA MALANG, SJP - Komisariat Real Estat Indonesia (REI) hari ini melakukan acara serah terima kepengurusan baru. Acara ini menandai awal dari babak baru dalam sejarah organisasi yang berkomitmen untuk mengembangkan industri properti di Indonesia.
Pengurus lama, yang telah menjalankan tugasnya selama beberapa tahun terakhir, secara resmi menyerahkan kepengurusan kepada tim baru yang dipimpin oleh Muhammad Yunandi.
Acara serah terima berlangsung khidmat dengan kehadiran Dewan Pengurus Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) Jawa Timur (Jatim) Mochamad Ilyas, termasuk tamu undangan, serta tokoh-tokoh penting dalam industri properti.
Ketua baru M Yunandi, menyampaikan bahwa dirinya dengan pengurus baru bakal menyesuaikan program dari DPD REI.
"Pada prinsipnya program REI akan mengikuti program-program dari DPD. Untuk yang lebih spesifik untuk di komisariat, tentunya kita akan tetap berkolaborasi secara intens baik dari pemerintahan, perbankan. Karena itu paling terkait," ujarnya disela acara, Rabu, (22/1/2025).
Selama ini, lanjut Yunan sapaan akrabnya, bahwa diperiode sebelumnya kendala di lapangan cukup menantang.
Badai pandemi menyebabkan sektor ekonomi lesu yang juga berimbas terhadap sektor properti. Maka hari ini, diperlukan pendekatan kembali, baik terhadap pemerintah pusat, serta daerah.
"Di periode sebelumnya, adanya pandemi (Covid-19), beberapa teman-teman merasa kesulitan. Tapi insyaallah, secara komitmen kita juga sudah berkomunikasi pemerintahan terutama wali kota terpilih, termasuk bupati, selanjutnya juga kita akan terus menjalin bersinergi dengan perbankan," terangnya.
Yunan akui bahwa komisariat REI yang berada di Kota Malang mewakili masyarakat Malang Raya juga menacakup hingga Probolinggo dan Pasuruan.
Dirinya bersama pengurus baru berharap, ada kolaborasi antar stakeholder. Agar REI dapat berpartisipasi dalam program pemerintah.
"Semoga pihak terkait, dalam hal ini pemerintah serta perbankan, sama-sama ikut mendukung secara keseluruhan. Kita juga bagian dari program utama. Yang saya lihat dari pemerintahan baru Pak Prabowo Subianto yang mencanangkan pembangunan 3 juta rumah. Bisa jadi dari bermacam cara, termasuk rumah-rumah murah atau rumah subsidi," tutup Yunan.
Sementara itu, mantan ketua, Suwoko menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya selama ini.
Senada dengan Yunan, Suwoko mengisahkan, banyak tantangan di masa kepemimpinannya saat itu.
"Karena memang pas pandemi kan awal-awal, banyak tantangan, penjualan dari teman-teman banyak turun, jadi bagaimana kita mencari pola pikir, supaya teman-teman tetap kompak, dalam arti kompak, penjualan harus terealisasi dengan target," terang Suwoko.
Usai memimpin komisariat, kini Suwoko dijadikan penasihat dalam komisariat. Dirinya percaya, bahwa bersama tim baru, akan membawa REI ke tingkat yang lebih tinggi dan memenuhi harapan.
Hal ini Suwoko akui, sebab dalam kepengurusan baru ini anggota bertambah, dirinya optimistis, Komisariat REI Malang Raya semakin solid.
"Kalau dulu hanya 20 anggota, sekarang 126 dengan 84 anggota aktif. Dari situ kita sangat berkembang. Sehingga memengaruhi kegiatan sosial. Kita bisa membantu pemerintah daerah atau pemerintah kota," ucap Suwoko yang sekarang juga menjabat Wakil ketua DPD Jatim Bidang Perbankan ini.
Bagi pengurus periode baru ini, Suwoko berpesan agar para anggota selalu menjaga komunikasi dengan baik serta terus termotivasi dalam mengembangkan bisnis bidang properti. Terlebih tantangan secara ekonomi lebih berat.
"Untuk pengurus baru, saya berharap bisa menjaga soliditas dari pengurus dan anggota, kami memberikan motivasi pada pengurus, anggota supaya lebih konsisten dalam mempertahankan dan mengoptimalkan peluang, jangan sampai nanti justru dengan tantangan yang ada, kita kendor," tutupnya.
Acara serah terima kepengurusan periode 2024-2027 ini juga diwarnai penandatangan kerja sama (MoU) dengan mitra Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Tak hanya itu, agenda sosial juga ikut menyertai, yakni penyerahan bantuan dengan memberangkatkan umroh untuk karyawan Office Boy (OB) dengan panggilan Pak Jan.
Bantuan tersebut atas inisiasi seluruh anggota, sebab sang karyawan telah menunjukkan dedikasinya selama 32 tahun.
Dengan kepengurusan baru ini, REI Komisariat Malang Raya, siap untuk menghadapi tantangan dan peluang di industri properti, serta berkontribusi pada pembangunan ekonomi nasional. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

