Kenaikan BBM Nonsubsidi, Pemkot Batu Instruksikan TPID Siaga Antisipasi Harga Pangan

Pemerintah Kota Kota Batu menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat di tengah dinamika kenaikan BBM nonsubsidi oleh Pertamina. Kesiapsiagaan TPID menjadi kunci untuk memastikan potensi gejolak harga bahan pokok dapat ditekan sejak dini, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan normal tanpa gangguan signifikan

21 Apr 2026 - 14:47
Kenaikan BBM Nonsubsidi, Pemkot Batu Instruksikan TPID Siaga Antisipasi Harga Pangan
Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto saat mengecek harga bahan pokok (Prokopim/SJP)

KOTA BATU, SJP - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang dilakukan oleh Pertamina mendorong Pemerintah Kota Kota Batu untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak lanjutan, khususnya pada sektor harga bahan pokok. Meski tidak berdampak langsung, efek psikologis dari kenaikan BBM dinilai berpotensi memicu gejolak di pasar.

Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto.pada Selasa (21/4/2026) menyatakan pihaknya telah menginstruksikan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk bersiap dan memperkuat pemantauan di lapangan. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan kenaikan harga bahan pokok yang bisa terjadi sebagai dampak turunan dari penyesuaian harga BBM nonsubsidi.

"Kenaikan harga saat ini hanya terjadi pada BBM dengan segmen tertentu seperti Pertamax Turbo yang mengikuti mekanisme pasar dan harga minyak dunia. Sementara itu, BBM yang paling banyak digunakan masyarakat seperti Pertalite dan Bio Solar masih tetap stabil karena berada dalam skema subsidi pemerintah pusat. Namun demikian, kewaspadaan tetap diperlukan untuk menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen," urainya.

Ia menegaskan, TPID akan melakukan pemantauan langsung ke pasar-pasar tradisional untuk memastikan ketersediaan stok bahan pokok tetap aman serta mencegah adanya praktik penimbunan. Jika ditemukan indikasi kenaikan harga yang tidak wajar, Pemerintah Kota Batu siap melakukan intervensi melalui operasi pasar atau pasar murah sebagai langkah pengendalian.

Selain itu, Pemkot Batu juga memastikan jalur distribusi logistik tetap lancar agar tidak terjadi hambatan yang dapat memicu kenaikan biaya di tingkat pedagang. Koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk distributor dan pengelola pasar, terus diperkuat guna menjaga keseimbangan pasokan dan harga.

"Kami berharap masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Selain itu untuk masyarakat yang mampu untuk tetap menggunakan BBM nonsubsidi agar subsidi yang diberikan pemerintah tepat sasaran," imbuhnya.

Dengan langkah antisipatif tersebut, Pemkot Batu optimistis stabilitas harga bahan pokok di daerah tetap terjaga meskipun terjadi dinamika di sektor energi. (*)

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow