Kematian Sapi akibat PMK Meningkat, Pemkab Bondowoso Enggan Tutup Pasar Hewan

Pemkab Bondowoso lebih memilih melakukan penyekatan di batas wilayah untuk memperketat lalu lintas sapi luar daerah

20 Jan 2025 - 17:47
Kematian Sapi akibat PMK Meningkat, Pemkab Bondowoso Enggan Tutup Pasar Hewan
Sejumlah warga sedang berasa di salah satu pasar hewan di Kabupaten Bondowoso. (Foto: Yudis/SJP)

BONDOWOSO, SJP - Berdasarkan data terbaru dari Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Bondowoso, terdapat 7 kasus kematian sapi yang disebabkan oleh Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). 

Bahkan, kasus PMK di Kabupaten Bondowoso mengalami peningkatan hingga 246 kasus bila dibandingkan pertengahan Januari 2025 yang hanya 199 kasus dengan 3 kasus kematian. 

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Disnakkan Kabupaten Bondowoso, drh. Cendy Herdiawan mengatakan, kasus PMK kerap ditemukan pada hewan ternak yang berasal dari luar daerah. 

"Rata-rata, kasus PMK ini merupakan sapi-sapi dari luar Bondowoso. Maka dari itu, teman-teman dokter hewan bingung. Karena di peternak itu tidak ada laporan PMK," jelasnya, usai meninjau vaksinasi PMK di Kecamatan Tapen, Senin (20/1/2025). 

Namun demikian, meskipun ada peningkatan jumlah kematian sapi yang disebabkan oleh virus PMK, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso merasa belum perlu melalukan penutupan pasar hewan. 

"Berdasarkan rekomendasi dari teman-teman, masih belum perlu untuk dilakukan penutupan pasar hewan," ungkap Penjabat (Pj) Bupati Bondowoso, Muhammad Hadi Wawan Guntoro, Senin (20/1/2025).

Namun, meski tidak menutup pasar hewan, pihaknya berencana memperketat lalu lintas sapi dari luar daerah. Langkah ini guna mengatasi semakin meningkatnya kasus PMK di Kabupaten Bondowoso. 

Rencana penyekatan itu telah direkomendasikan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) untuk dilakukan di setiap batas wilayah. 

“Saat ini, mereka masih melakukan asesmen untuk melakukan tindakan tersebut," paparnya. 

Untuk diketahui, berdasar data dari Disnakkan Bondowoso, hingga akhir tahun 2024, total populasi sapi di Kabupaten Bondowoso sebanyak 175.368 ekor. Dari jumlah tersebut, yang telah tervaksin PMK baru sejumlah 90.149 ekor atau 62,18 persen. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow