Kunjungi Longsor di Mojokerto, Khofifah Rencanakan Proyek Penguatan Kontur dan Tanggul Jalan
Menurut Khofifah, proses pengerjaan proyek terasering diperkirakan memakan waktu satu bulan. Pihaknya akan menggandeng sejumlah pihak dalam perencanaan dan pola arus lalu lintas.
MOJOKERTO, SJP - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kunjungi lokasi tebing longsor di Watu Umpak, Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Ahad (6/4/2025).
Politisi Partai Persatuan Pembangunan itu turun di lokasi untuk berusaha mengurai persoalan longsor yang telah memakan 10 korban dan menghantui pengguna jalan.
Khofifah janjikan adanya proyek penguatan tebing, dengan cara membangun tanggul pengaman. Pola yang dipakai adalah sistem terasering atau tanah bertingkat.
Menurut Khofifah, proses pengerjaan proyek terasering diperkirakan memakan waktu satu bulan. Pihaknya akan menggandeng sejumlah pihak dalam perencanaan dan pola arus lalu lintas.
"Pemasangan bronjong setinggi 70 meter dengan panjang 40 meter, melalui Dinas PU Bina Marga Jatim. Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan terus berkoordinasi terkait mekanisme buka dan tutup jalan selama proses berlangsung," kata Khofifah, Ahad (6/4/2025).
Pengerjaan itu akan dilakukan pasca pembersihan material longsor. Pemprov Jatim merencanakan pembersihan dilakukan selama dua hari.
"Dari pukul 08.00 WIB besok, sampai pukul 12.00 WIB kita fokus pembersihan," terangnya.
Selain itu, Khofifah juga janjikan adanya normalisasi sungai untuk mencegah adanya longsor susulan. Disisi lain, aliran sungai yang berada di atas tebing merupakan air untuk pengairan lahan pertanian.
Pemprov Jatim juga merencanakan pemasangan Early Warning System (EWS) atau alat detector bencana yang akan dijadikan deteksi dini bagi pengguna jalan. EWS rencananya akan dipasang di jalur Cangar-Pacet.
"Kita bersama-sama menjaga agar semua merasa aman dan tidak ada kekhawatiran," pungkasnya. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

