Kasus Mahasiswa S3 Tewas di Sungai Clumprit Masih Misterius, Polisi Periksa 46 Saksi

Meski telah memeriksa 46 saksi dan mengumpulkan berbagai petunjuk, misteri kematian mahasiswa S3 yang ditemukan di Sungai Clumprit masih belum terpecahkan. Ketiadaan saksi mata dan keterbatasan rekaman CCTV menjadi tantangan utama penyidik. Namun Polres Batu memastikan kasus tersebut tetap menjadi atensi dan akan terus didalami hingga penyebab kematian korban dapat terungkap secara jelas.

04 Jun 2026 - 19:03
Kasus Mahasiswa S3 Tewas di Sungai Clumprit Masih Misterius, Polisi Periksa 46 Saksi
Kasat Reskrim Polres Batu AKP Zaenal Arifin (Arul/SJP)

KOTA BATU, SJP – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Batu terus mendalami kasus penemuan jenazah seorang mahasiswa program doktoral (S3) di salah satu Universitas Negeri di Kota Malang pada 20 November 2025 lalu dan ditemukan di aliran Sungai Clumprit, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu masih misterius.

Kasatreskrim Polres Batu, AKP Zaenal Arifin pada Kamis (4/6/2026) mengatakan perkara tersebut menjadi salah satu kasus yang saat ini masih menjadi perhatian khusus jajaran penyidik.

"Perkara ini masih terus kami lakukan pendalaman. Sampai saat ini kami masih menginventarisasi seluruh fakta dan keterangan yang sudah berhasil dikumpulkan penyidik," ujarnya.

Dalam proses penyidikan, Satreskrim telah memeriksa sebanyak 46 saksi yang dinilai memiliki keterkaitan dengan korban maupun kejadian tersebut.

"Saksi yang kami mintai keterangan terdiri dari keluarga korban, teman dekat, saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian, hingga pihak-pihak lain yang berkaitan dengan peristiwa ini," imbuhnya.

Selain mengumpulkan keterangan saksi, polisi juga berhasil menemukan sepeda motor milik korban yang sebelumnya sempat hilang. Kendaraan tersebut ditemukan setelah terbawa arus sungai. Namun demikian, penyidik juga menemukan fakta bahwa terdapat beberapa barang milik korban yang hingga kini belum ditemukan.

Meski puluhan saksi telah diperiksa, penyidik masih menghadapi sejumlah kendala dalam mengungkap kasus tersebut. Salah satunya karena tidak adanya saksi yang melihat secara langsung peristiwa yang dialami korban.

"Dari seluruh saksi yang sudah diperiksa, tidak ada satu pun yang mengetahui atau melihat secara langsung kejadian tersebut. Itu yang menjadi salah satu kendala dalam proses penyelidikan," paparnya.

Polisi juga telah menelusuri sejumlah rekaman kamera pengawas atau CCTV untuk melacak aktivitas terakhir korban sebelum ditemukan meninggal dunia. Namun upaya tersebut belum memberikan hasil maksimal.

"Memang ada beberapa akses CCTV yang berhasil kami temukan, tetapi tidak berada di lokasi sekitar kejadian. Sehingga sampai sekarang kami masih mengalami kesulitan untuk mendapatkan gambaran utuh mengenai peristiwa tersebut," pungkasnya.

Seperti yang pernah ditulis oleh Suarajatimpost.com sebelumnya, korban diketahui berinisial K (26), warga Kelurahan Sisir, Kota Batu, yang tengah menempuh pendidikan S3 pertama kali ditemukan di aliran Sungai Clumprit pada 20 November lalu. Sejak saat itu polisi melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk penyisiran lanjutan pada 28 Januari untuk mencari petunjuk tambahan yang dapat mengungkap kronologi peristiwa. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow