SDN Selolembu Bondowoso Rayakan Kelulusan dengan Gerakan Hijau, Bagikan Ribuan Bibit Tanaman

SDN Selolembu Bondowoso merayakan kelulusan siswa kelas VI dengan membagikan ribuan bibit tanaman dan pohon kepada puluhan sekolah serta instansi. Program Selolembu Eco Paradise mendapat apresiasi dari Ketua PWI Bondowoso karena dinilai menjadi contoh perayaan kelulusan yang edukatif, ramah lingkungan, dan mendukung ketahanan pangan.

04 Jun 2026 - 18:34
SDN Selolembu Bondowoso Rayakan Kelulusan dengan Gerakan Hijau, Bagikan Ribuan Bibit Tanaman
Perwakilan guru dan siswa SDN Selolembu saat memberikan bibit kepada Ketua PWI Bondowoso (foto : Rizqi/SJP)

BONDOWOSO, SJP – SD Negeri Selolembu, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso, merayakan kelulusan siswa kelas VI Tahun Ajaran 2025/2026 dengan cara berbeda. Sekolah menggelar kegiatan penanaman dan pembagian ribuan bibit pohon, buah, serta sayuran kepada sejumlah sekolah dan instansi di wilayah Kecamatan Curahdami.

Kepala SD Negeri Selolembu, Catur Mega Sofianto, mengatakan kegiatan bertajuk Selolembu Eco Paradise tersebut merupakan implementasi program pemerintah Indonesia Asri sekaligus bentuk keberlanjutan Program Sekolah Tangguh Bencana (SEGANA) yang selama ini dijalankan sekolah.

“Selolembu Eco Paradise adalah bentuk implementasi dari program pemerintah Indonesia Asri yang juga merupakan keberlanjutan dari Program Sekolah Tangguh Bencana (SEGANA) yang telah kami laksanakan,” ujar Catur saat berkunjung ke Sekretariat PWI Bondowoso, Kamis (4/6/2026).

Dalam program tersebut, SDN Selolembu membagikan sebanyak 1.000 bibit cabai, 1.000 bibit tomat, 10 bibit pohon mangga, 30 bibit pohon trembesi, 10 bibit markisa, 10 bibit sirsak, dan 10 bibit tabebuya. Seluruh bibit tersebut didistribusikan ke sekitar 50 titik penerima.

Penerima bantuan meliputi sekolah-sekolah di Kecamatan Curahdami, sejumlah kantor pemerintahan, Sekretariat PWI Bondowoso, serta berbagai instansi lainnya. Ke depan, program ini juga akan diperluas dengan menyasar taman kanak-kanak (TK), sekolah menengah pertama (SMP), dan instansi lain di wilayah Curahdami, termasuk BSBK SDA Wilayah Bondowoso.

“Program ini merupakan bentuk rasa syukur kami atas kelulusan siswa kelas VI tahun ajaran 2025/2026. Kami ingin momen kelulusan tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” katanya.

Selain pembagian bibit, kegiatan ini turut melibatkan kolaborasi dengan tiga instansi sebagai upaya memperkuat gerakan penghijauan serta mendukung ketahanan pangan di tingkat lokal.

Catur berharap program tersebut mampu menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini sekaligus mendorong pemanfaatan lahan produktif untuk mendukung ketahanan pangan keluarga maupun sekolah.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung pelaksanaan program, di antaranya Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso, BPBD Kabupaten Bondowoso, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bondowoso, Perum Perhutani KPH Bondowoso, serta seluruh warga sekolah.

“Dari Selolembu untuk Bumi yang Lestari,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua PWI Bondowoso, Sincha Ari Pangistu, mengapresiasi langkah SDN Selolembu yang memilih merayakan kelulusan dengan kegiatan yang bernilai edukatif dan berdampak langsung bagi lingkungan.

Menurutnya, program tersebut dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam membangun karakter peduli lingkungan sekaligus menanamkan nilai tanggung jawab sosial kepada peserta didik.

“Ini merupakan terobosan yang sangat positif. Kelulusan tidak harus dirayakan dengan kegiatan seremonial yang berlebihan, tetapi bisa diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Semangat seperti ini patut menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Bondowoso,” ujar Sincha.

Ia menambahkan, keterlibatan siswa dalam kegiatan penghijauan sejak usia dini akan membentuk generasi yang lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan dan keberlanjutan sumber daya alam.

Kegiatan Selolembu Eco Paradise menjadi alternatif perayaan kelulusan yang lebih bermakna dengan mengedepankan pelestarian lingkungan, edukasi kebencanaan, dan penguatan ketahanan pangan masyarakat. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow